Hari Pertama, Ada Empat Agenda Raja Salman di Istana Bogor

Pemerintah merencanakan pertemuan pemuka agama dengan Raja Salman di istana Bogor. "Menteri Agama yang mengatur siapa saja (pemuka agama), tapi mungkin yang menonjol (prominent) saja."
Ameidyo Daud Nasution
1 Maret 2017, 11:19
Persiapan Kedatangan Raja Salman
ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya
Gabungan personil Paspampres, TNI dan Kepolisian melakukan persiapan kedatangan Raja Arab Saudi di Istana Bogor, Sabtu (25/2).

Rombongan Raja Arab Saudi, Raja Salman bin Abdul Aziz Al Saud, memulai kunjungannya di Indonesia pada hari Rabu ini (1/3). Di hari pertama, kegiatan tamu negara ini akan berpusat di Istana Bogor, Jawa Barat. Setidaknya ada empat agenda resmi kenegaraan sang raja bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Raja Salman dijadwalkan mendarat di Bandar Udara Halim Perdanakusama, Jakarta, sekitar pukul 14.00 WIB. Kedatangannya menggunakan pesawat Boeing 747/400 akan disambut langsung oleh Jokowi. Selanjutnya, melalui jalan darat, mereka akan menuju Istana Bogor. 

Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan, Raja Salman dijadwalkan tiba pukul 15.00 WIB di Istana Bogor. Agenda pertamanya adalah melakukan pembicaraan empat mata dengan Jokowi. (Baca: Investor Arab Saudi Incar Tiga Kawasan Wisata)

Kedua, setelah pembicaraan empat mata selama sekitar 45 menit itu, dilanjutkan dengan pertemuan bilateral kedua negara sekitar pukul 15.45 WIB. "Setelah pertemuan empat mata dilanjut dengan pertemuan bilateral," kata Pramono di Jakarta, Selasa (28/2).

Ketiga, kegiatan selanjutnya adalah penandatanganan nota kesepahaman antara Indonesia dan Arab Saudi. Ada sekitar 10 perjanjian kerja sama yang akan diteken dengan disaksikan oleh Jokowi dan Raja Salman. Keempat,  acara jamuan makan malam.

(Baca: Sri Mulyani Harap Kenaikan Investasi Arab Saudi dan Kuota Haji)

Selain itu, menurut Pramono, direncanakan adanya pertemuan Raja Salman dengan para pemuka agama di Indonesia. Pertemuan ini bertempat di Istana Bogor, namun masih diatur waktunya. "Menteri Agama yang mengatur siapa saja (pemuka agama), tapi mungkin yang menonjol (prominent) saja," katanya.

Pemerintah sendiri menaruh harapan besar terhadap kunjungan Raja Salman ke Indonesia. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan, para menteri sudah berkoordinasi guna memanfaatkan kunjungan tersebut untuk meningkatkan investasi Arab, termasuk mengupayakan penambahan kuota haji. "Presiden dan seluruh menteri sudah berkoordinasi untuk memanfaatkan (kedatangan Raja Arab)."

(Baca: Lawatan Raja Salman dan Eratnya Hubungan Ekonomi Arab-Cina)

Sebelumnya, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Trikasih Lembong mengatakan, pertemuan Presiden dengan Raja Salman nantinya akan membahas beberapa hal, termasuk rencana investasi di sektor energi.

Editor: Yura Syahrul
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait