KAI Segera Datangkan 2 Rangkaian Kereta Bandara Soekarno-Hatta

KAI sebelumnya menghitung biaya yang perlu dikeluarkan sekitar Rp 2,7 Triiun. Namun, nilainya kemungkinan akan mengalami sedikit kenaikan.
Miftah Ardhian
28 Desember 2016, 17:32
Gerbong kereta
Arief Kamaludin (Katadata)
Ilustrasi

PT Kereta Api Indonesia (KAI) memastikan dua rangkaian kereta Bandara Soekarno-Hatta akan selesai dan mulai didatangkan pada Februari tahun depan. Kepastian ini untuk memuluskan target pengoperasian kereta tersebut pada Juni 2017.

Direktur Utama KAI Edi Sukmoro menjelaskan, pihaknya sudah menyelesaikan masalah pembebasan lahan untuk proyek tersebut. Meski masih ada beberapa meter lahan yang masih menjadi masalah, dia optimistis pengerjaan konstruksi kereta bandara itu tetap berjalan secara normal.

Edi menyoroti salah satu kemajuan proyek tersebut adalah pengerjaan rangkaian kereta. Rangkaian kereta yang dikerjakan oleh konsorsium Bombardier Transportation (Swedia) dan PT INKA ini akan selesai dan didatangkan sebagian pada Februari 2017.

(Baca: Gandeng 3 Bank BUMN, KAI Buat Kartu Elektronik Transportasi)

"Dua train set (akan datang), itu akan datang berangsur ya," ujar Edi saat ditemui di Stasiun Gambir, Jakarta, Rabu (28/12). Sedangkan, secara keseluruhan, rencananya terdapat 10 rangkaian kereta yang akan beroperasi menuju Bandara Soekarno-Hatta tersebut.

Di sisi lain, KAI tengah mengkaji harga tiket kereta Bandara Soekarno-Hatta. Selain itu, KAI masih akan melakukan penghitungan ulang nilai investasi yang akan dikeluarkan untuk membangun infrastruktur transportasi tersebut.

Sebelumnya, KAI menghitung biaya yang perlu dikeluarkan sekitar Rp 2,7 Triiun. Namun, Edi mengatakan nilainya akan mengalami sedikit kenaikan.

Sebagai informasi, kereta bandara ini akan menghubungkan Stasiun Manggarai dengan Bandara Soekarno-Hatta dengan memakan waktu sekitar 50 menit. Selain dari Stasiun Manggarai, rencananya keberangkatan kereta ini juga bisa melalui Stasiun Jakarta Kota.

(Baca: Dua Titik Keberangkatan Kereta Bandara Soekarno Hatta)

Rencananya, kereta bandara ini akan beroperasi dengan 124 rangkaian kereta per hari. Waktu operasinya setiap 15 menit. Setiap rangkaian kereta bandara ini akan memiliki kapasitas tempat duduk sebanyak 274 kursi. Jadi, total kapasitas kereta bandara ini berjumlah 33.976 tempat duduk setiap hari.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan masyarakat bisa mulai menggunakan kereta bandara pada Juli 2017. Melihat perkembangan pembangunannya, Jokowi memperkirakan proyek ini bisa selesai tepat pada waktunya.

"Ya ini sesuai dengan progress, kereta dari kota (Stasiun Manggarai) menuju ke bandara ini saya kira akan tepat waktu," kata Jokowi saat meninjau proyek tersebut, 4 November lalu.

(Baca: Jokowi Targetkan Kereta Bandara Beroperasi Paling Lama Juli 2017)

Namun, dia mengakui masih ada sejumlah masalah yang menghambat. Salah satunya pembebasan lahan seluas 800 meter yang hingga kini belum bisa diselesaikan. Presiden tetap yakin bahwa permasalahan lahan ini bisa diselesaikan sebelum tahun ini berakhir.

 

Editor: Yura Syahrul
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait