Ford Indonesia Tutup Setelah 16 Tahun Beroperasi

Penutupan usaha tersebut meliputi penutupan jaringan dealer (dealership) dan menghentikan penjualan dan impor resmi semua kendaraan Ford.
Yura Syahrul
25 Januari 2016, 21:15
Ekspor Mobil
Arief Kamaludin | Katadata
KATADATA|Arief Kamaludin

KATADATA - Perlambatan ekonomi yang mulai melanda negara-negara berkembang, sepertinya mulai dirasakan dampaknya oleh perusahaan multinasional di sejumlah sektor usaha. Yang terbaru, Ford Motor Company melalui anak usahanya, PT Ford Motor Indonesia, akan segera menutup usahanya di negara ini.

“Hari ini kami telah mengumumkan keputusan bisnis yang sulit untuk mundur dari seluruh operasi kami di Indonesia,” kata Bagus Susanto, Managing Director Ford Motor Indonesia, dalam siaran persnya, Senin (25/1). Penutupan usaha tersebut meliputi penutupan jaringan dealer (dealership) dan menghentikan penjualan dan impor resmi semua kendaraan Ford. Rencananya, penutupan semua usaha itu berlaku efektif pada paruh kedua 2016 atau per awal Juli mendatang.

Selama masa transisi hingga efektif tutup, Bagus menjamin Ford Indonesia akan terus membuka dealernya untuk memberikan layanan penjualan, servis, dan garansi. “Kami berkomitmen untuk menyediakan kesinambungan dukungan pelayanan servis dan garansi setelah kepergian kami dan akan menghubungi Anda lagi sebelum proses pergantian untuk memberitahukan mengenai pengaturan yang baru,” kata Bagus.

Ford telah hadir di Indonesia sejak 1989, yang diwakilkan oleh Indonesia Republic Motor Company (IRMC). Adapun Ford Motor Indonesia resmi berdiri Juli 2000 sebagai Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) Ford di Indonesia.

Keputusan Ford mengakhiri usahanya di Indonesia tentu tak bisa dilepaskan dari melempemnya penjualan perusahaan otomotif asal Amerika Serikat (AS) ini. Mengacu data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil Ford periode Januari-Juli 2015 sebanyak 2.759 unit. Jumlahnya anjlok 52,8 persen dibandingkan periode sama 2014. Sementara di akhir 2014, penjualan mobil Ford sebanyak 12.008 unit. Kalau mengacu total penjualan mobil di dalam negeri sebesar 733.444 unit per akhir Juli 2015, berarti pangsa pasar penjualan Ford di Indonesia sekitar 0,38 persen.

Selain di Indonesia, Ford hari ini juga mengumumkan penutupan usahanya di Jepang dalam tahun ini. Alasannya, tidak adanya profitabilitas yang lebih besar di kedua negara tersebut.

Seperti diberitakan Reuters, Ford akan keluar dari seluruh bidang bisnis, termasuk shuttering dealer dan menghentikan penjualan serta impor Ford dan Lincoln. Sementara pengembangan produk yang tengah dilaksanakan di Jepang akan digeser ke negara lain. Ford, yang merupakan tiga besar perusahaan otomotif asal Detroit, AS, mengikuti jejak General Motors Co yang pada akhir tahun lalu menghentikan produksi merek GM di Indonesia. Ford tercatat memiliki 35 orang staf dan sebanyak 44 jaringan dealer.

Reporter: Yura Syahrul
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait