Sepuluh Besar Kontraktor Andalan Target Lifting Minyak 2016

Satu per satu KKKS yang besar saya kontak presiden direkturnya Saya tanya bagaimana dampaknya penurunan harga minyak tahun ini dan tahun depan
Yura Syahrul
31 Agustus 2015, 17:43
0skk.jpg
KATADATA

KATADATA ? Pemerintah melalui Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dan Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah menyepakati target lifting (produksi siap jual) minyak bumi tahun depan sebesar 830 barel per hari (bph). Meski mayoritas target lifting minyak para kontraktor kontrak kerjasama (KKKS) lebih rendah dari tahun ini, produksi minyak dari Mobil Cepu Ltd diandalkan untuk mencapai target lifting tahun 2016.

Kepala SKK Migas Amien Sunaryadi optimistis target lifting minyak tahun depan akan tercapai. Padahal, target itu lebih tinggi dari target lifting minyak tahun ini yang tercantujm dalam APBN-Perubahan 2015 sebesar 825 bph dan perkiraan realisasi tahun ini sebesar 812 bph.

Menurut Amien, tren penurunan harga minyak dunia hingga di bawah level US$ 40 per barel tidak akan mengganggu target lifting minyak tahun depan. Keyakinan tersebut bersumber dari masukan beberapa kontraktor migas yang menjadi penyumbang terbesar produksi nasional selama ini. "Satu per satu KKKS yang besar saya kontak presiden direkturnya. Saya tanya, bagaimana dampaknya (penurunan harga minyak) tahun ini dan tahun depan,? kata Amien di Jakarta, beberapa hari lalu.

Dari hasil pertemuan itu, para petinggi perusahaan KKKS berkomitmen akan tetap bekerja sesuai dengan rencana kerjanya tahun ini. Adapun tahun depan, tidak ada perubahan rencana kerja meskipun harga minyak dunia terus melorot. Dengan begitu, target lifting minyak tahun 2016 kemungkinan bakal dapat tercapai.

Advertisement

Berdasarkan data target lifting minyak tahun 2016 yang disampaikan SKK Migas kepada Komisi VII DPR, dan salinannya dimiliki Katadata, KKKS yang dibebani target lifting minyak terbesar tahun depan adalah Chevron Pacific Indonesia sebesar 247.900 bph. Jumlahnya turun dibandingkan target lifting tahun ini sebesar 280 ribu bph. Selanjutnya, empat KKKS yang mendapat target lifting terbesar tahun depan berturut-turut adalah Mobil Cepu, PT Pertamina EP, Total E&P Indonesie dan Pertamina Hulu Energi ONWJ Ltd.

Berbeda dengan mayoritas KKKS yang target 2016 lebih rendah dari tahun ini, target lifting minyak Mobil Cepu Ltd tahun depan malah dinaikkan. Yaitu dari 99.600 bph pada tahun 2015 menjadi 161.100 bph. Pertimbangannya adalah Lapangan Banyuurip di Blok Cepu yang dikelola oleh Mobil Cepu diharapkan akan mencapai puncak produksinya tahun depan sebesar 205 ribu bph. Amien mengakui, Blok Cepu memang tidak akan mencapai puncak produksinya akhir tahun ini seperti yang direncanakan sebelumnya.

Reporter: Arnold Sirait
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait