Stok Melimpah, Harga Minyak Mentah Indonesia Turun

Penurunan harga minyak mentah di Asia Pasifik dipengaruhi perlambatan pertumbuhan ekonomi Cina yang merupakan laju pertumbuhan terendah sejak tahun 2009
Yura Syahrul
3 Juli 2015, 13:58
Katadata
KATADATA
Tambang minyak

KATADATA ? Harga rata-rata minyak mentah Indonesia pada Juni 2015 mencapai US$ 59,40 per barel. Jika dibandingkan harga ICP pada Mei 2015 sebesar US$ 61,86 per barel, terjadi penurunan harga pada Juni 2015 sebesar US$ 2,46 per barel atau 3,97%. Angka ini berdasarkan harga formula dari minyak mentah Indonesia / Indonesia Crude Price (ICP). Penurunan harga ICP pada Juni 2015 ini mengakhiri tren kenaikan harga sejak bulan April lalu.

Sementara  harga Minas/SLC mencapai US$ 59,54 per barel atau turun US$ 3,16 per barel dari US$ 62,70 per barel pada bulan sebelumnya. Tapi, harga minyak WTI (Nymex) tak turun karena faktor summer driving season di Amerika Serikat (AS).

Penurunan harga minyak mentah Indonesia tersebut sejalan dengan kondisi harga minyak mentah utama di pasar internasional berkat melimpahnya pasokan. Ada beberapa faktor penyebabnya.  Pertama, berdasarkan publikasi OPEC (Organization of the Petroleum Exporting Countries)  Juni 2015, pasokan minyak mentah OPEC pada Mei 2015 bertambah 0,023 juta barel per hari menjadi sebesar 30,972 juta barel per hari dibandingkan bulan sebelumnya.

Kedua, berdasarkan laporan EIA (Energy Information Administration)-USA, tingkat stok gasoline dan distillate fuel oil di AS selama Juni 2015 mengalami peningkatan. Stok gasoline naik 1,1 juta barel menjadi sebesar 218,5 juta barel. Sedangkan stok distillate fuel oil naik 1,9 juta barel menjadi 135,4 juta barel.

Advertisement

Ketiga, peningkatan ekspor minyak mentah Iran selama Juni 2015 mencapai 3,20 juta barel per hari akibat kemungkinan penghapusan sanksi ekonomi terkait kesepakatan nuklir Iran, potensi gagal bayar utang Yunani kepada IMF dan kebijakan baru ekspor kondensat oleh pemerintah AS.

Untuk kawasan Asia Pasifik, penurunan harga minyak mentah juga dipengaruhi perlambatan pertumbuhan ekonomi Cina menjadi 7% pada kuartal I 2015. Ini merupakan laju pertumbuhan terendah sejak tahun 2009. ?Selain itu, menurunnya penjualan kendaraan bermotor di Cina sehingga impor minyak mentah Cina turun 10 persen pada akhir Mei 2015,? kata Tim Harga Minyak Indonesia berdasarkan siaran persnya, Jumat (3/7).

Berikut ini data lengkap perkembangan harga minyak mentah internasional:

- WTI (Nymex) naik sebesar US$ 0,43 per barel dari US$ 59,40 per barel menjadi US$ 59,83 per barel.

- Brent (ICE) turun sebesar US$ 1,86 per barel dari US$ 65,61 per barel menjadi US$ 63,75 per barel.

- Basket OPEC turun sebesar US$ 1,88 per barel dari US$ 62,16 per barel menjadi US$ 60,28 per barel.

Reporter: Arnold Sirait
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait