Menteri Bambang Ingin Bappenas Buat Rencana Sesuai Anggaran

"Saya dulu Menteri Keuangan, terasa cari uang (pajak) itu sangat susah."
Ameidyo Daud Nasution
28 Juli 2016, 15:22
Bambang Brodjonegoro
Arief Kamaludin | Katadata

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) / Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro menginginkan badan yang dipimpinnya membuat perencanaan yang lebih bermanfaat. Yaitu, perencanaan yang disesuaikan dengan anggaran yang disiapkan Kementerian Keuangan.

Hal ini agar perencanaan yang telah dibuat Bappenas tidak teronggok begitu saja menjadi dokumen. "Saya dulu Menteri Keuangan, terasa cari uang (pajak) itu sangat susah," kata Bambang saat acara serah terima jabatan dengan Menteri PPN/ Kepala Bappenas sebelumnya, Sofyan Djalil, di Jakarta, Kamis (28/7).

Menurut Bambang, sebagai institusi perencanaan negara, Bappenas saat ini menghadapai kondisi yang berbeda ketimbang zaman Orde Baru dulu. Perbedaan tersebut adalah kondisi Indonesia yang sekarang berhadapan langsung dengan ekonomi yang berbasis pasar.

(Baca: Darmin: Kepercayaan ke Tim Ekonomi Saat ini Lebih Kuat)

Advertisement

Belum lagi kewenangan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) yang langsung di bawah Gubernur sehingga Bappenas tidak dapat memaksakan perencanaan begitu saja. "Makanya Bappenas saat ini harus bermain lebih pintar, karena zaman dulu itu basis perencanaannya sangat kuat," ujarnya.

Di sisi lain, Bambang menyebut posisi Kepala Bappenas yang sekarang dipangkunya seperti garis tangannya. Setengah becanda, dia beralasan garis tangan tersebut mengacu tokoh-tokoh yang menjadi tetangganya saat masih kecil. (Baca: Menteri Sri Mulyani Fokus Kelola APBN untuk Stimulus Ekonomi)

"Kebetulan beberapa rumah samping saya itu Pak Ali Wardhana (mantan Menteri Keuangan), sedangkan rumah di belakang saya itu Pak Widjojo Nitisastro (mantan Kepala Bappenas). Jadi, mungkin ini garis tangan saya," kata Bambang.

Sementara itu, mantan Kepala Bappenas yang saat ini menjabat sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil meyakini Bappenas dan Kemenkeu dapat bekerja dan merencanakan anggaran lebih padu di masa depan. Hal ini lantaran Bambang dan Menteri Keuangan saat ini, Sri Mulyani, pernah memangku jabatan yang sama di duakKementerian tersebut. (Baca: Payung Hukum Penguatan Peran Bappenas Rampung Bulan Depan)

"Ibu Sri Mulyani pernah di Bappenas, Bapak (Bambang) pernah di Kementerian Keuangan, saya pikir akan bersinergi dengan baik," kata Sofyan kepada Bambang.

Editor: Yura Syahrul
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait