Ryan Coogler Sutradara Black Panther Ditangkap, Dikira Perampok Bank

Image title
12 Maret 2022, 15:41
Ryan Coogler
LA Times
Ryan Coogler

ZIGI – Ryan Coogler, sutradara Black Panther, pernah mengalami kejadian tidak mengenakkan. Ia sempat ditangkap polisi karena dituding sebagai perampok bank oleh teller saat ingin mengambil uang.

Kesalahpahaman ini berhasil diluruskan setelah polisi melakukan verifikasi identitas. Simak selengkapnya di bawah ini. 

Baca juga: Detil Film Black Panther: Wakanda Forever, Syuting di Atlanta 

Kronologi Sutradara Black Panther Dikira Sebagai Perampok Bank

Ryan Coogler
Photo : Instagram @bblack_africa
Ryan Coogler

Ryan Coogler, sutradara Black Panther sempat ditahan polisi di Atlanta pada Januari  lalu karena dianggap sebagai perampok bank oleh Bank of Amerika. Keluhan tersebut diajukan kepada pihak kepolisian pada Rabu, 9 Maret 2022. Ryan membenarkan kejadian tersebut kepada Variety.com. 

Coogler ditahan dan diborgol setelah dia pergi ke Bank of America untuk melakukan transaksi pada 7 Januari 2022. Ia yang mengenakan topi, kacamata hitam, dan masker menyerahkan slip penarikan kepada teller bank. 

Di balik slip tersebut, ia memberi catatan, "aku ingin menarik $12.000 (Rp177 juta) tunai dari rekening giro. Tolong lakukan penghitungan uang di tempat lain, aku ingin berhati-hati." Begitu isi pesan melansir dari Variety pada Sabtu, 12 Maret 2022. 

Pihak teller sepertinya mengartikan pesan tersebut sebagai percobaan perampokan karena transaksi mencapai di atas $10 ribu. Hal ini memicu pemberitahuan peringatan dari rekening bank Coogler. 

Teller yang curiga memberitahu pihak atasan sembari melapor kepada polisi. Empat petugas tiba di tempat kejadian dan menahan dua rekan Coogler, yang menunggunya di luar bank dengan mesin mobil menyala.

Kedua teman tersebut memberitahu identitas Coogler kepada polisi, tapi mereka tetap ditahan sementara Ryan Coogler diborgol dan dibawa keluar dari bank oleh dua petugas. Setelah memverifikasi identitas Coogler dan rekening Bank of America, ia dan rekan-rekannya dibebaskan.

“Situasi ini seharusnya tidak pernah terjadi,” kata Coogler. “Namun, Bank of America bekerja dengan saya dan mengatasinya untuk kepuasan kami.”

Bank of America Angkat Bicara Terkait Kasus Ryan Coogler

Black Panther 2
Photo : Geeky Craze
Black Panther 2

Kasus ini membuat ribut media sosial yang marah kepada bank karena tidak hati-hati. Kepada Variety, juru bicara Bank of America berkata menyesal dengan insiden yang terjadi, "Seharusnya tidak pernah terjadi dan kami telah meminta maaf kepada Tuan Coogler."

Beberapa netizen lantas meninggalkan komentar di medsos, 

"Kalau aku, pasti sudah menarik seluruh uang dan ganti bank," kata salah satu netizen. 
"Teller-nya harus dipecat! Berikan semua yang jadi haknya," komentar yang lain. 

Ryan Coogler baru saja selesai syuting Black Panther: Wakanda Forever alias Black Panther 2 di Atlanta yang bakalan tayang pada November 2022. Meski begitu Marvel belum memberikan tanggal pasti penayangannya. 

Saat ini gerakan Black Lives Matter semakin meluas setelah pembunuhan George Floyd di Minneapolis oleh polisi tahun 2020. Insiden yang melibatkan rasisme mendapat perhatian khsusus, terutama di Hollywood. 

Variety memang sedang membahas pengalaman para pekerja industri hiburan yang pernah terkena stereotipe rasis, salah satunya Ryan Coogler. 

Baca juga: Expansion Black Panther: War For Wakanda Rilis Agustus 2021

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...