Kisah Andika Ramadhan, Anak Jalanan Jadi CEO Beromzet Miliaran

Image title
17 Mei 2021, 15:53
Andhika ramadhan
Instagram/@andikaramadhanf
Andhika ramadhan

ZIGI – Andika Ramadhan Febriansah, CEO Clorismen mengungkapkan kisah hidupnya yang penuh perjuangan. Ia mengaku sebelum memulai bisnis, dirinya pernah menjadi anak jalanan dan putus sekolah. 

Diketahui bahwa Clorismen merupakan sebuah produk perawatan kulit atau skincare khusus pria yang dirintis Andika dan teman-temannya pada 2016. Hingga saat ini, bisnis tersebut sukses dan beromzet miliaran. Penasaran dengan kisah hidup Andika Ramadhan? Yuk simak artikelnya!

Awal Mula 

image
Photo : Instagram/@andikaramadhanf

Andika Ramadhan Febriansah mengungkapkan bahwa dia pernah dikeluarkan dari sekolah karena nakal. Akibat hal itu, ia memilih untuk pergi dari rumah dan menjadi anak jalanan. Andika kesulitan untuk makan dan tidak punya uang sama sekali.

Seiring berjalannya waktu, Andika berusaha untuk mencari pekerjaan serabutan seperti menjadi tukang cuci piring. Namun, ia merasa bahwa bekerja di usia 15 tahun sangatlah tidak enak dan ingin kembali bersekolah. Andika meminta kepada ayahnya untuk bersekolah lagi namun orang tuanya tidak memiliki biaya.

Alhasil, Andika melanjutkan sekolah di Master (masjid terminal) Depok, tempat belajar gratis di terminal yang dikhususkan bagi anak jalanan. Kala itu, banyak alumni sekolah tersebut yang sukses dan membagikan ceritanya. Andika langsung termotivasi dan berharap agar kehidupannya menjadi lebih baik.

“Gue waktu itu sering ikut program-program gitu. Nah dibayangan gue waktu itu kalau mereka (alumni yang sukses) aja bisa gue pun pasti bisa. Karena mereka pun sebelumnya sama kayak gue, kehidupannya juga memprihatinkan, orang tuanya juga bukan orang tua yang kaya,” ujar Andika dikutip Zigi.id dari YouTube Christina Lie dengan judul ‘Anak Jalanan Jadi CEO, Raup Omzet Hingga Milyaran Perbulan’.

Kalahkan Rasa Malu Demi Jadi Pengusaha

image
Photo : Instagram/@andikaramadhanf

Di sekolah Master, Andika menjadi salah satu anak berprestasi. Ia juga berjuang untuk melanjutkan sekolah ke universitas. Namun karena kekurangan biaya, Andika memilih untuk berjualan risol, kacang dan roti demi melanjutkan kuliah di Universitas Negeri Jakarta.

“Perjalanan dagang dari kuliah itu sih yang membentuk mental dan karakter. Karena kan tantangannya tuh orang pengen usaha biasanya di awal malu. Jadi kalau orang gak bisa ngalahin rasa malunya itu bakal susah jadi pengusaha,” ujarnya.

Di UNJ, Andika merintis Clorismen dengan teman-temannya. Clorismen awalnya terinspirasi karena masih minimnya penyedia produk perawatan kulit bagi pria. Dengan modal awal Rp50 juta hasil patungan bersama empat orang temannya, Clorismen mulai beroperasi secara online.

Pemuda kelahiran 1993 tersebut mengatakan bahwa dia terlibat dalam setiap hal untuk memasarkan produk Clorismen. Berkat kinerjanya, Andika resmi diangkat menjadi CEO pada tahun 2019. Saat itu pula, omzet yang diperoleh Clorismen mencapai Rp1,5 hingga 2 miliar setiap bulannya.

Selain jadi CEO Clorismen, Andika juga sering diundang menjadi pembicara di acara seminar. Andika Ramadhan Febriansah terus berjuang untuk meningkatkan sistem kemitraan demi melebarkan sayap bisnisnya tersebut.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...