Kisah Febby Rastanty Bangkit dari Kegagalan, Raih Cumlaude di UI
ZIGI – Febby Rastanty merupakan seorang artis yang sukses menyeimbangkan karier dan pendidikannya. Pasalnya, ia berhasil meraih nilai cumlaude di Universitas Indonesia pada tahun 2018.
Tapi di balik keberhasilannya, Febby mengalami kegagalan yang bahkan membuatnya ingin menyerah. Dalam pengakuan terbarunya kepada Cinta Laura di kanal Puella, Febby Rastanty ternyata pernah ingin mengakhiri hidup. Yuk simak kisah perjuangan Febby Rastanty!
Bercita-cita kuliah di UI sejak SMP
Sejak dirinya masih duduk di bangku SMP, Febby mempunyai cita-cita untuk berkuliah di Universitas Indonesia. Ia mengaku kepada Cinta Laura, bahwa dirinya tidak pernah bercita-cita menjadi seorang artis melainkan bercita-cita menjadi seorang pengacara.
"Dari SMP tuh orang-orang sudah tahu, kalau ada yang nanya Febby mau kuliah di mana? Aku sudah tahu di Fakultas Hukum Universitas Indonesia. Aku dengan percaya diri ngomong kaya gitu, aku mau jadi pengacara," kata Febby, dikutip dari kanal YouTube Puella.
Termotivasi orang tua
Pemain sinetron Putih Abu-Abu ini mendapatkan dorongan dari orang tua, untuk melanjutkan pendidikannya.
"Karena mama papaku sebenarnya bukan berasal dari background yang pendidikannya tinggi. Maka sebenarnya, itu yang mendorong mereka untuk bikin aku kayak 'Kak harus pendidikan tinggi ya'. Pendidikan harus diraih setinggi-tinggi mungkin," kata Febby.
Meskipun kedua orang tuanya tidak menuntut nilai yang terbaik, namun Febby memiliki sikap yang kompetitif untuk menjadi seorang yang pintar dalam pendidikan. Menurut Febby, pendidikan itu sangat penting, untuk menjadi seorang yang pintar. Sejak kecil, Febby selalu dididik oleh kedua orang tuanya untuk mencintai pelajaran.
"Mungkin karena aku diajarin sama papa mama aku ya. Dari kecil aku disuruh mencintai pelajaran. Jadi enggak kaya yang Febby sekolah ya, nilainya yang bagus. Tapi buat suka sama belajarnya," ungkap lawan main Verrell Bramasta ini.
Saat dirinya duduk di bangku SD, sang ayah selalu mengajaknya belajar. Semenjak itu, Febby merasa ingin lebih pintar dari kedua orang tuanya. Dengan rajin belajar dan serius, Febby ingin membuat kedua orang tuanya bangga kepada dirinya.
Pernah gagal masuk UI
Universitas Indonesia adalah tempat kuliah yang diimpikan Febby Rastanty, sejak dirinya duduk di bangku SMP. Namun, ia sempat gagal menjadi mahasiswa Universitas Indonesia di tahun pertamanya setelah lulus SMA.
Hal itu sempat membuat Febby sangat sedih kecewa. Bahkan ia sempat ingin mengakhiri hidupnya karena gagal mencapai apa yang dicita-citakan. Apalagi Febby telah melakukan segala hal untuk diterima di Universitas yang didambakannya.
“Aku merasa sudah melakukan yang terbaik dan ternyata enggak dapet. Terus aku lihat teman-teman aku yang kaya santai-santai aja, duduk-duduk aja, kok bisa dapat," ungkap Febby dengan penuh emosi.
Setelah gagal menjadi mahasiswa di Universitas Indonesia, Febby sempat menangis hingga mengunci diri di kamar. Namun, dia meyakinkan dirinya sendiri untuk tetap kuat dan bertahan. Ia memilih menghabiskan waktu untuk berfokus pada kariernya sebagai artis.
Bangkit dari kegagalan
Pasca kesedihan, Febby mulai bangkit kembali. Ia mulai membeli buku-buku motivasi untuk menenangkan dirinya, bahwa kegagalan bukanlah akhir dari segalanya. Berbagai kegiatan pun dilakukan Febby untuk menghapus kesedihannya, bahkan ia mengikuti kursus untuk mengisi waktu luangnya.
"Aku berusaha nambah skill baru. Kayak aku les bahasa Inggris juga," kata wanita berusia 25 tahun ini.
Febby menyadari bahwa dirinya terlalu memaksa bahwa dirinya untuk mendapatkan nilai yang bagus. Padahal sebuah kesuksesan tidak dilihat dari sebuah nilai yang bagus. Kegagalan yang dihadapi Febby, membuatnya menjadi pribadi yang bersyukur
"Aku belajar jadi lebih sabar dan aku jadi lebih belajar menghargai apa yang aku dapatkan. Aku yakin kalau mendapatkan UI di tahun pertama, mungkin aku lebih menggampangkan kali ya," ungkap Febby.
Berhasil masuk UI raih cumlaude
Belajar dari pengalamannya, Febby mengungkapkan bahwa lebih baik sedih karena gagal dibandingkan menyesal karena tidak mencoba. Ia berusaha sangat keras untuk tidak menyepelekan pelajaran.
Di kesempatan selanjutnya, Febby Rastanty mencoba mendaftar kembali ke Universitas Indonesia. Pada kesempatan kali ini, Febby berhasil menjadi mahasiswa Fakultas Hukum UI. Bahkan setelah 3,5 tahun menyelesaikan pendidikannya, ia meraih gelar S.H dengan nilai cumlaude pada tahun 2018.
