Reza Rahadian Sebut Putri Marino Galak Saat Syuting Layangan Putus
ZIGI – Serial Layangan Putus tengah menjadi perbincangan hangat lantaran sukses menguras emosi penonton. Seiring dengan itu, sifat asli Putri Marino di lokasi syuting pun diungkap oleh lawan mainnya, Reza Rahadian.
Melalui siaran langsung di Instagram, Reza berbagi pengalaman saat syuting serial tersebut. Reza mengatakan dia dan Putri akan saling diam sebelum adegan marah. Lantas, seperti apa sifat asli Putri Marino menurut Reza Rahadian? Simak ulasan berikut!
Baca Juga: Deddy Corbuzier Sindir Dialog Kinan di Layangan Putus Soal Cappadocia
Putri Marino Menghayati Peran Sebagai Kinan
Reza Rahadian mengungkapkan bahwa Putri Marino selalu melotot kepadanya. Hal itu lantaran Putri terbawa suasana memerankan karakter Kinan, seorang istri yang diselingkuhi Aris (Reza Rahadian) dengan wanita muda bernama Lydia (Anya Geraldine).
"Kalau lagi syuting ada Putri, terus ada Lydia, ada Anya. Kan di satu waktu kami syuting berbagai macam scene dong, itu saya benar-benar dijutekin. Dia geleng-geleng kepala, pasti melototin saya kalau syuting. Galak banget," kata Reza Rahadian dikutip dari video siaran langsung di Instagram pada Rabu, 12 Januari 2022.
Putri Marino yang berada di sampingnya mengakui hal itu. Dia mengaku cemburu jika melihat Reza dan Anya beradegan mesra. Sebab itu, dia terkadang sinis saat memandang Reza di belakang kamera.
"Iya kesel. Jadi kalau ada scene ada Anya tiba-tiba dateng kesel. Cemburu. Bete sih," ujar Putri Marino.
Reza Rahadian Tenangkan Putri Marino dengan Pelukan
Dalam wawancara bersama Boy William, Reza mengaku selalu memeluk Putri Marino setelah mereka selesai berakting. Hal itu dilakukan, agar pemeran Kinan itu bisa menjadi tenang saat didekap karena beberapa kali Putri Marino selalu terbawa suasana.
"Gue peluk Putri karena dia mungkin masih nangis kebawa suasana, tapi sudah," ujar Reza Rahadian dikutip dari YouTube Boy William pada Rabu, 12 Januari 2022.
Tak disangka-sangka, Reza Rahadian ternyata tak pernah mengobrol dengan lawan mainnya itu di lokasi syuting. Hal ini dilakukan untuk tetap fokus pada perannya.
"Kalau adegan serius, kita enggak ada yang ngobrol. Diem-dieman, jadi kalau sudah emosional sampai nangis, sampai apa. Begitu kita sudah cut, kita pelukan saja," tuturnya.
Alasan Putri Marino Perankan Kinan dalam Serial Layangan Putus
Kepiawaian Putri Marino memang sudah tidak diragukan lagi. Hal tersebut dibuktikan dengan aktingnya yang apik dalam serial Layangan Putus. Reza Rahadian percaya bahwa naskah sendiri yang memilih aktor.
"Kalau seandainya bukan Anya atau Putri, siapa artis yang menurutmu bagus perankan Kinan dan Lydia?" tanya Boy.
"Nggak ada! Kinan untuk Putri Marino karena gue selalu percaya script itu memilih sendiri aktornya. Lo boleh kandidatnya A, B, C, D tapi begitu kandidat terakhir, pilihannya jatuh kepada orang itu, ya berarti script-nya memilih dia untuk bermain, gue percaya itu," kata Reza menjelaskan.
Reza melanjutkan, peran Kinan sudah sangat cocok untuk Putri dan peran Lydia juga cocok untuk Anya Geraldine. Keduanya telah menjiwai karakter masing-masing dengan sangat baik dan menunjukkan keprofesionalitasan.
Perihal itu, Reza menyampaikan pesan bahwa seberapa pun kita berusaha untuk mendapatkan sesuatu jika hal itu tidak ditakdirkan untuk kita, maka hal tersebut tidak akan didapatkan. Namun sebaliknya, jika itu telah ditakdirkan untuk kita, maka akan ada cara tersendiri bagi hal tersebut mendatangi kita. Rezeki seseorang tidak akan pernah tertukar.
Kini, serial Layangan Putus kembali mencetak rekor fantastis. Tak cuma jadi tayangan paling Hot di WeTV, serial yang dibintangi Putri Marino dan Reza Rahadian ini telah ditonton lebih dari 15 juta kali dalam satu hari penayangannya.
Baca Juga: Kebawa Suasana, Anya Geraldine Sebut Putri Marino Sinis di Dunia Nyata
