Chris Ryan Jelaskan Afiliator Robot Trading Beda dengan Binary Option
ZIGI – Chris Ryan menjadi satu dari sekian banyak artis yang pernah terjerumus ke dalam dunia trading. Ia dengan tegas menyebut sebagai korban robot trading Fahrenheit dengan kerugian mencapai miliaran rupiah.
Baru-baru ini, Chris Ryan angkat bicara tentang sistem robot trading ketika menjadi tamu di kanal YouTube Uya Kuta TV. Dalam kesempatan tersebut, Chris juga menjabarkan bagaimana model afiliator ala robot trading bekerja. Seperti apa perbedaannya dengan afiliator binary option? Simak sampai habis ya.
Baca Juga: Kronologi Chris Ryan Jadi Korban Robot Trading Fahrenheit
Afiliator Binary Option Lebay
Ditanya Uya Kuya tentang sistem robot trading, Chris Ryan mengatakan bahwa sistem tersebut dibuat untuk memudahkan pengguna melakukan trading tanpa perlu pusing melakukan analisisis. Ia menambahkan, di robot trading juga ditemukan cara-cara ala afiliator binary option yang disebut dengan istilah co-founder.
Menurut Chris Ryan, co-founder dalam robot trading secara fungsi mirip dengan afiliator binary option. Mereka ditugaskan untuk menarik member baru dan tak jarang menggunakan cara flexing.
“Kalau binary option tuh lebay, kalau robot flexingnya mereka pamer profit aja. Bahwa profitnya ini konsisten dari performa robotnya. Kalau binary option kan kayak beli apa-apa,” kata Chris Ryan dikutip Zigi.id dari kanal YouTube Uya Kuya TV, Selasa, 22 Maret 2022.
Lebih berani lagi, Chris Ryan menyebut nama salah satu CEO Robot trading Fahrenheit yang ternyata orang Indonesia. Chris mengatakan sosok tersebut bernama Hendry Susanto sedangkan affiliatornya berinisial MH.
Rugi Rp30 Miliar
Selama bermain robot trading Fahrenheit, Chris Ryan tak membantah bahwa dirinya pernah rugi hingga Rp30 miliar. Selain itu, ia juga membagikan pengalamannya bermain binary option yang juga sama-sama membuatnya rugi.
“Karena gua juga disaranin sama temen gua. Main yang satu menit biar cepat cuan katanya, yang terjadi cepet ilang duitnya,” kata Chris Ryan menjelaskan pengalamannya bermain binary option.
Secara emosional, kata Chris, binary option dan robot trading memang sengaja dibuat untuk membuat ketagihan para member. Biasanya, pengguna akan merasa biasa-biasa saja ketika angka loss masih sedikit, tetapi dibuat penasaran hingga tidak sadar sudah rugi cukup besar.
Sementara itu, Doni Salmanan dan Indra Kenz yang sudah ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan penipuan berkedok trading telah ditahan Bareskrim Polri. Kini sejumlah nama influencer yang diduga menjadi afiliator seperti Nodiewakgenk, Kapten Vincent, hingga Fakarich disebut-sebut tengah diburu polisi.
Baca Juga: Alasan Pengguna Robot Trading Disarankan Tarik Semua Uang
