Lelang Headband Rp2 M, Atta Halilintar Bantah Terlibat Robot Trading
ZIGI – Atta Halilintar buka suara usai dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri terkait kasus dugaan tindak penipuan dan penggelapan robot trading Net89. Keterlibatan Atta dikarenakan ia melelang headband miliknya senilai Rp2,2 miliar yang dimenangkan oleh Reza Paten, founder Net89.
Diberitakan sebelumnya bahwa ada lima publik figur yang dilaporkan oleh para korban Net89. Mereka adalah Atta, Taqy Malik, Kevin Aprilio, Mario Teguh dan Ady Prakarsa. Simak penjelasan Atta Halilintar di bawah ini!
Baca Juga: Kronologi Atta Halilintar - Taqy Malik Dipolisikan Kasus Robot Trading
Atta Halilintar Buka Suara Usai Dilaporkan ke Polisi
Atta Halilintar mengungkapkan bahwa banyak orang yang bertanya keterkaitannya dengan robot trading Net89. Suami Aurel Hermansyah ini lalu menjelaskan kembali bahwa namanya terseret dikarenakan melelang headband yang dibeli oleh founder robot trading tersebut.
“Jadi saya pada saat itu melakukan lelang barang bersejarah saya yang paling pertama (headband) dengan tujuan dana hasil lelang itu akan digunakan untuk membantu pembangunan tempat penghafal Al-Quran dan juga membantu pembangunan masjid,” tulis Atta dikutip Zigi.id dari Instagram @attahalilintar pada Kamis, 27 Oktober 2022.
Dia melanjutkan bahwa tidak mungkin bertanya pada orang-orang yang ikut menawar headband tersebut dari mana uang yang mereka punya. Atta mengatakan bahwa kala itu lelang ditutup sesuai waktu yang ditentukan dan pemenangnya adalah Reza Paten.
“Banyak yang mengikuti lelang itu dan akhirnya ditutup dengan tanggal dan jam yang sudah ditentukan,” imbuhnya.
Atta Halilintar Bantah Terlibat Robot Trading
Di akhir, Atta membantah telah mengikuti robot trading Net89. Ia mengaku tidak mengerti dan berharap agar tidak ada lagi yang menggunakan namanya dengan hal-hal negatif.
“Jadi kalau dibilang saya main robot trading atau ada dalam robot trading Net89, saya sama sekali tidak mengerti dan tidak pernah ikut trading-trading robot. Semoga ini semua jelas dan berita-berita di luar sana tidak menggoreng menggunakan nama saya seperti saya main robot trading atau menipu,” tandas YouTuber 27 tahun ini.
Setelah membagikan postingan tersebut, Atta Halilintar banjir dukungan dari warganet. Dia memperlihatkan screenshot DM dari warganet dan mengucapkan terima kasih karena terus memberikannya semangat.
Sebelumnya, Zainul Arifin selaku kuasa hukum korban mengatakan ada 134 orang yang dilaporkan ke polisi dan lima di antaranya adalah publik figur. Para publik figur tersebut dikatakan mempromosikan robot trading itu.
“Atta Halilintar diduga lelang bandana ya Rp2,2 miliar dari founder-nya Net89, Reza Paten. Kemudian, Taqy Malik dia diduga menerima dana lelang sepeda Rp300 juta, diduga TPPU Pasal 5. Kevin Aprilio, ini adalah artis musisi band dan beliau juga mempromosikan melalui media elektronik Zoom meeting,” ujar Zainul.
Sementara Ady Prakarsa dan Mario Teguh dikatakan telah mempromosikan robot trading platform Net89 tersebut di media sosial mereka. Dikatakan bahwa total korban ada 230 orang dengan kerugian mencapai Rp28 miliar.
Selain Atta Halilintar, Taqy Malik juga membantah terlibat robot trading dan mengatakan bahwa uang yang diterima karena lelang sepeda yang dimenangkan oleh Reza Paten.
Baca Juga: Tanggapan Atta Halilintar Soal Ayahnya Minta Aurel Lahiran Normal
