7 Cara Mengelola Gaji Bulanan dengan Strategi Pos Alokasi

Image title
25 Juli 2022, 20:02
Tips kelola gaji bulanan
Unsplash
Tips kelola gaji bulanan

ZIGI – Terkadang para pekerja muda memiliki kesulitan untuk kelola gaji bulanan yang diterima. Akibatnya selain boros, generasi-generasi karyawan baru ini juga kehilangan kesempatan untuk memiliki tabungan.

Prita Ghozie, pakar keuangan memberikan tips mudah agar pekerja bisa menyeimbangkan gaji yang diterima dengan gaya hidup, dana darurat, dan juga simpanan. Penasaran dengan tips kelola gaji bulanan? Simak trik-trik jitu Prita Ghozie yang sudah disusun Zigi.id di aertikel bawah ini. Simak sampai habis ya!

Baca juga: Tips untuk Gen Z Agar Dapat Membeli Rumah Pertama

1. Alokasi Sedekah

Mengelola Keuangan
Photo : Pexels
Mengelola Keuangan

Pos pertama untuk gajimu adalah sedekah. Pastikan kamu menyisihkan 5% dari gaji untuk memberikan kepada orang lain. Jika kantor sudah memotong jatah sedekah langsung dari gaji, maka kamu bisa skip bagian ini. Sebagai catatan, alokasi sedekah ini bisa kamu sesuaikan dengan jumlah kebutuhan perbulan juga ya!

2. Sisihkan Gaji Bulanan Untuk Dana Darurat

Ilustrasi Keuangan
Photo : Unsplash.com
Ilustrasi Keuangan

Apakah dana darurat ini sama dengan dana tabungan atau bisa digunakan untuk membeli barang investasi? Jawabannya, sangat berbeda. Dana darurat adalah uang khusus untuk keperluan mendadak, misal persiapan sumbangan pernikahan, perbaikan rumah yang mendadak, kerusakan pada kendaraan, dan lain-lain. 

Kamu bisa mengalokasikan dana darurat sekitar 10% dari gaji. Pastikan untuk memisahkan keuangan satu ini dengan pengeluaran sehari-hari agar tidak tercampur dan terpakai. Jika dana darurat tidak terpakai, kamu bisa memasukannya kembali sebagai tabungan. 

3. Asuransi Kesehatan dan Jiwa

Asuransi kesehatan
Photo : Shutterstock
Asuransi kesehatan

Kenapa asuransi jiwa dan kesehatan tidak masuk ke dana darurat? Jawabannya karena pos pengeluaran satu ini memerlukan biaya yang besar dan tidak setiap saat. Pemerintah telah menawarkan asuransi kesehatan seperti BPJS yang bisa mengcover penyakit-penyakit dari ringan maupun berat.

Jadi kamu cukup menyisihkan gaji untuk membayar premi asuransi tiap bulan. Menurut Prita Ghozie, pembayaran premi terbaik setinggi-tingginya 5% saja dari gaji, jadi pilih kelas asuransi yang sesuai dengan keuanganmu ya!

4. Biaya Hidup Rutin Bulanan

Tips kelola gaji bulanan
Photo : Unsplash
Tips kelola gaji bulanan

 

Setelah mendapat gaji, hal yang harus diperhatikan adalah biaya hidup rutin bulanan terpenuhi terlebih dahulu. Sebaiknya tahan diri untuk melakukan investasi atau membeli barang-barang kebutuhan sekunder jika belum menghitung pengeluaran harian selama satu bulan. 

Biaya hidup bulanan juga mencakup seluruh cicilan yang dipunya. Untuk pos satu ini, usahkan alokasikan dana mulai dari 50% hingga 60% dari gaji. 

5. Tabungan

Tips kelola gaji bulanan
Photo : Unsplash
Tips kelola gaji bulanan

Alokasi selanjutnya adalah menabung, dengan begini kita bisa memastikan punya uang cadangan jika suatu saat menginginkan hal tertentu atau harus mengeluarkan uang dalam jumlah yang banyak. Jatah menabung cukup 5% per bulan ya. Agar tidak terpakai, lebih baik buka rekening tabungan khusus.

6. Investasi

Ilustrasi Investasi
Photo : Unsplash
Ilustrasi Investasi

Jika masih ada sisa uang, maka 10% dari gaji bisa masuk untuk investasi. Perlu diingat, investasi tidak masuk dalam cara menabung karena dana tidak bisa diambil begitu saja.

Nilai investasi juga cenderung berubah-ubah, tergantung dengan kondisi pasar saham. Pos satu ini harus menggunakan uang dingin, yaitu uang yang tidak diperlukan dalam jangka panjang ke depan. Jadi jangan sampai uang tabungan masuk dalam investasi. 

7. Lifestyle atau Gaya Hidup

BElanja
Photo : Unsplash.com
BElanja

Jika keenam pos di atas sudah selesai kamu bagi, maka terakhir adalah dana untuk lifestyle alias gaya hidup. Terakhir kamu bisa gunakan maksimal 10% gaji kamu untuk belanja apa pun yang dimau. 

Nah di atas adalah tips mengelola gaji bulanan yang bisa mempermudah kamu. Saran di atas juga bisa disesuaikan dengan kondisi keuanganmu tiap bulan. Selamat mencoba!

Baca juga: 7 Rekomendasi Bank untuk Mahasiswa dengan Biaya Admin Rendah

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...