Lisa Blackpink Dapat Pujian dari Perdana Menteri Thailand

Image title
20 September 2021, 10:55
Lisa Blackpink
Koreaboo
Lisa Blackpink

ZIGI – Lisa Blackpink mendapat pujian dari Perdana Menteri Thailand Prayut Chan-o-cha atas debut solonnya dengan lagu LALISA. Lisa dianggap berkontribusi untuk mengenalkan budaya Thailand ke dunia internasional. Hal ini sejalan dengan tujuan pemerintah di bidang ekonomi kreatif. 

Pujian ini membuat banyak BLINK, sebutan untuk penggemar Blackpink, kagum dengan capaian Lisa di debutnya kali ini. Simak cerita selengkapnya di artikel bawah!

Baca juga: Lisa Blackpink Bikin Tukang Bakso di Buriram Thailand Banjir Orderan

Menteri Thailand Puji Solo Lisa Blackpink

image
Photo : reuters

Perdana Menteri Thailand Prayut Chan-o-cha memuji Lisa karena menampilkan contoh kehebatan dan arsitektur Thailand dalam video musiknya. Dilansir dari Koreaboo pada 20 September 2021, ia mengatakan langkah Lisa akan membuat budaya Thailand lebih dikenal oleh banyak orang. 

Kostum dan juga setting yang mencerimankan Thailand di LALISA akan secara khusus meningkatkan minat pada pakaian dan barang Thailand lainnya di tingkat global, sepeti yang dikatakan oleh sang Perdana Menteri. Lebih lanjut, Prayut mengatakan tingkat kepercayaan pada industri pengrajin, manufaktur hingga desain fashion juga akan naik. 

"Gen Prayut mengagumi keberhasilan para aktris Thailand, termasuk mereka yang dalam karya individunya mencerminkan dedikasi dan tekad meraka untuk menginspirasi banyak orang Thailand dalam industri kreatif seni, musik, dan film," ujar juru bicara pemerintah Thailand, Thanakorn Wangoonkongchana seperti dilansir dari Koreaboo Senin, 20 September 2021.

Lisa Berkontribusi Pada Ekonomi Kreatif Thailand

image
Photo : YouTube

Thanakorn Wangoonkongchana berkata video musik LALISA telah mendorong inisiatif untuk mempromosikan Thailand lebih jauh. Melalui debut solonya, Lisa Blackpink telah ikut berkontribusi meningkatkan nilai ekonomi kreatif Thailand. 

Keputusan Lisa Blackpink untuk menggunakan unsur Thailand dalam musiknya sejalan dengan tujuan pemerintah. Juru bicara pemerintah menjelaskan bahwa kedepannya makanan Thailand, film, fashion, bahkan kehidupan tradisional akan menjadi budaya baru dalam persaingan pasar global.

Menurut Thanakorn, penerapan budaya Thailand yang dilakukan Lisa dapat meningkatkan nilai ekonomi negara dengan daya tarik internasional. Langkah ini dinilai menjadi momentum untuk mempromosikan apa yang biasa disebut sebagai 'soft power'.

Dalam dunia politik, 'soft power' adalah upaya menarik perhatian warga negara lain melalui budaya dan nilai-nilai luhur yang menarik dari Thailand. 

Hallyu Wave atau gelombang Korea adalah salah satu contoh dari komsep 'soft power'. Melalui k-pop, drama, budaya kuliner hingga budaya berpakaian telah menarik banyak wisatawan dan meningkatkan minat warga negara lain terhadap Korea Selatan. 

Lisa menerima banyak pujian baik dari fans maupun non fans lewat album LALISA. Netizen Thailand berkata bahwa fenomena ini bisa jadi langkah awal untuk mengembangkan 'fenomena budaya secara online' seperti yang dilakukan Korea Selatan dan Jepang. 

Video musik untuk LALISA hingga hari ini telah ditonton lebih dari dari 178 juta sejak rilis pertama kali pada 13 September 2021. Lisa Blackpink juga mengungkapkan bahwa ia turut serta menambahkan beberapa koreografi dalam tariannya. Ia telah melakukan debut stage pada 19 September 2021 di Inkigayo, tapi belum membawa tropi kemenangan karena voting rendah dari netizen Korea Selatan.

Baca juga: Tanggapan BamBam GOT7 Usai Disebut Tak Sesukses Lisa Blackpink

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...