Remaja Korea Utara Dihukum Mati Usai Nekat Nonton Squid Game
ZIGI – Korea Utara sangat ketat dalam masuknya konten asing yang masuk ke negaranya. Salah satu kasus terbaru adalah saat pemerintah yang dipimpin oleh Kim Jong Un itu menangkap remaja yang menonton drama Squid Game.
Atas tindakan sekelompok anak sekolah tersebut, hukuman berimbas kepada pihak sekolah. Untuk lebih lengkapnya, simak artikel di bawah ini!
Baca Juga: Daftar Nominasi dan Cara Nonton Gotham Awards 2021, Ada Lee Jung Jae
Sejumlah Remaja Korea Utara Tertangkap Basah Nonton Drama Squid Game
Korea Utara sebelumnya telah memperkuat peraturan konten asing yang masuk ke negaranya. Sedangkan Squid Game merupakan drama yang sedang populer di seluruh dunia.
Kabar ini juga masuk ke Korea Utara secara ilegal, seperti yang dilaporkan oleh media Amerika Serikat RFA (Radio Free Asia), terdapat 7 remaja yang merupakan siswa menengah atas di Chongjin, Provinsi Hamgyong Utara, Korea Utara yang kedapatan saling berbagi USB berisi drama Squid Game.
USB ini dijual oleh seseorang secara ilegal. Sebelumnya, seorang siswa menonton drama Squid Game terlebih dahulu lalu dibagikan ke teman-temannya. Mereka tertangkap ketika Komando Staf Gabungan 109 melakukan pemeriksaan.
Konten asing yang ditonton oleh ketujuh siswa ini termasuk masalah besar bagi Korea Utara, pasalnya baru pertama kali tindakan hukum berat diberlakukan untuk remaja di Korea Utara.
Menurut media RFA, seorang siswa yang pertama kali menonton drama Squid Game dijatuhi hukuman penjara seumur hidup. Sedangkan siswa lainnya diberikan hukuman lima tahun reformasi perburuhan.
Kasus Siswa yang Nonton Drama Squid Game Berimbas kepada Pihak Sekolah
Selain siswa yang menonton Squid Game tersebut mendapat hukuman, orang yang ilegal menyeludupkan USB berisikan drama bergenre thriller ini langsung dihukum mati oleh pemerintah Korea Utara.
Bukan hanya itu saja, kasus tersebut juga berimbas kepada pihak sekolah. Di mana kepala sekolah, sekretaris, dan wali kelas dari siswa tersebut dipecat. Selain itu, mereka juga dikeluarkan dari daftar keanggotaan partai.
Penyelidikan dan hukuman bagi pelaku yang melanggar peraturan tersebut akan berlangsung lama karena kondisi Covid-19 saat ini. Penyelidikan skan dilakukan dengan mencari tahu jalur USB tersebut diselundupkan.
Saat ini, pihak Korea Utara melakukan sensor ekstensif untuk menemukan penyelundupan dan penjualan ilegal CD atau USB yang berisikan konten asing yang masuk ke Korea Utara.
Peraturan Ketat Tentang Konten Asing di Korea Utara
Pada Juni 2021 lalu, Kim Jong Un selaku pemimpin Korea Utara telah menegaskan aturan tentang anti budaya asing bagi warganya. Kala itu, pemerintah Korea Utara baru saja memperkenalkan Undang-Undang baru mengenai segala hal yang berasal dari negara lain.
Kim Jong Un dikabarkan akan menindak tegas dan menghukum secara keras bagi siapa yang mengkonsumsi, menonton atau memakai hal-hal yang berbau asing baik pakaian, potongan rambut bahkan bahasa gaul asing.
Bagi warganya yang mengkonsumsi makanan maupun minuman dari Korea Selatan, Amerika Serikat, atau Jepang akan mendapatkan hukuman mati. Hukuman paling ringan bagi yang melanggar dan hanya menonton saja akan dipenjara di kamp selama 15 tahun atau seumur hidup. Terbaru, sekelompok remaja tertangkap basah menyelundupkan hingga menonton drama Squid Game yang berakhir malapetaka.
Baca Juga: Lee Yoo Mi Pernah Jadi Supir Pengantar Makanan Sebelum Squid Game
