YG Pastikan Album Mino Winner - To INFINITY Ramah Lingkungan
ZIGI – Album terbaru Song Mino Winner berjudul To INFINITY akan dibuat dengan cara ramah lingkungan. YG Entertainment berencana untuk mengurangi penggunaan plastik dan juga cara produksi yang merusak. Sistem ramah lingkungan ini akan diterapkan di seluruh bagian agensi ke depannya.
Pembelian album fisik yang berlebihan sudah jadi pembicaraan k-netz di komunitas online. Kebiasaan ini dianggap dapat menyumbang kerusakan alam. Simak berita lengkapnya di bawah ini ya.
YG Pastikan Album Mino Winner To INFINITY Ramah Lingkungan
Sejak awal tahun 2021, YG Entertainment sudah berencana untuk memulai inovasi dalam pembuatan album K-pop. Agensi bentukan Yang Hyun Suk ini akan memproduksi album dengan sistem ramah lingkungan yang lebih bertanggung jawab. Rencana ini diujicobakan untuk pertama kali pada album Mino Winner ‘To INFINITY’ yang rilis 7 Desember 2021.
Melansir dari Allkpop pada Kamis, 2 Desember 2021, album Mino akan tersedia dalam versi Hijau, Kuning, dan Air KiT. Sseluruh konten cetak dalam To INFINITY akan bersertifikat FSC.
FSC adalah Forest Management Certification (Sertifikasi Pengelolaan Hutan). FSC merupakan organisasi nirlaba yang mempromosikan pengelolaan hutan secara bertanggung jawab. Sertifikasi ini berlaku di seluruh dunia. Biasanya ada tanda FSC kecil di produk yang sudah lolos uji.
Dengan mencantumkan logo FSC, dapat dipastikan produk yang dihasilkan dari bahan daur ulang, menggunakan kertas yang dibuat dengan karbon rendah, serta memiliki lapisan berbasis air. Album Song Mino yang bersi Air KiT juga menggunakan bahan Polylactic Acid (PLA) untuk kemasan bagian luar. Bahan ini termasuk dapat terurai dengan cepat.
Bagian dalam bisa dinikmati dengaan menggunakan smartphone. Untuk mengurangi sampah, YG Entertainment akan meminimalisasi pembungkus plastik album Song Mino Winner - To INFINITY.
Program ramah lingkungan ini sejalan dengan isu yang diangkat oleh Blackpink. Rose, Lisa, Jisoo, dan Jennie Blackpink saat ini menjadi duta Sustainable Development Goals (SDG) dari PBB. Para member Blackpink menjadi ikon untuk pembangunan berkelanjutan untuk mengurangi kerusakan alam yang dapat mengancam keselamatan bumi dan manusia.
K-netz Cemaskan Penjualan Album Fisik Berlebih Rusak Lingkungan
Sebelum YG Entertainment menerapkan sistem ramah lingkungan dalam album Song Mino yang berjudul To INFINITY, solois Chungha sudah melakukannya. Chungha sudah menerapkannya dalam album Querencia yang rilis pada Februari 2021. Idol satu ini menggunakan bungkus kertas, alih-alih plastik.
Topik terkait album ramah lingkungan beberapa kali diangkat oleh k-netz di komunitas online. Banyak penggemar K-pop membeli album dalam jumlah banyak untuk mendapatkan foto idol secara lengkap. Selain itu semakin banyak album dibeli, kemungkinan untuk bisa ikut fanmeeting juga semakin besar. Akibatnya beberapa album idol menumpuk dan tidak terpakai.
Persoalan ini sudah banyak dibahas dan sedang dicari solusinya. mengutip dari Abs Cbn, Areum Jeong, asisten di Sichuan University yang fokus pada penelitian industri hiburan Korea, mengatakan persoalan ini dilematis.
Perusahaan industri hiburan harus segera mencari solusi baru sebelum kondisi semakin parah. Langkah YG Entertainment menerapkan produksi ramah lingkungan di album Song Mino To INFINITY diharapkan akan bisa membuat agensi lain juga mengikuti jejak yang sama.
