Akibat Jiggle Jiggle, Giselle aespa Dituding Lakukan Perampasan Budaya

Image title
28 Juni 2022, 15:09
Giselle aespa
@aespa_official/Instagram
Giselle aespa

ZIGI – Giselle aespa kembali menjadi sorotan karena diduga telah melakukan perampasan budaya. Berawal ketika semua member aespa tengah mengadakan showcase SYNK di Los Angeles baru-baru.

Dalam acara tersebut, semua member diminta untuk menirukan dance yang lagi viral di LA dengan lagu Jiggle Jiggle. Member asal Jepang ini menuai kritik setelah menambahkan koreografer yang berbeda dengan member lainnya. Simak yuk ulasan lebih lengkapnya di bawah ini!

Baca Juga: Giselle aespa Dikecam Usai Lontarkan Kalimat Terkait Bunuh Diri

Giselle aespa Dikritik Karena Perampasan Budaya

Showcase SYNK di LA
Photo : @jeongyeonsmullet/TikTok
Showcase SYNK di LA

Aespa baru-baru ini mengadakan showcase SYNK di YouTube Theater, Inglewood, Los Angeles. Ini menjadi showcase pertama girl grup termuda SM Entertainment tersebut di Amerika Serikat. 

Meskipun selama acara showcase para member menunjukkan penampilan yang memukau MY, penggemar aespa. Giselle justru memicu kritikan ketika diminta oleh penyelenggara acara untuk menarikan dance challenge di TikTok yakni dance Jiggle Jiggle.

Sekedar informasi, Jiggle Jiggle merupakan sebuah lagu karya jurnalis dan pembuat film dokumenter asal Inggris-Amerika bernama Louis Theroux. Lagu ini pertama kali dibuat berdasarkan tren rap yang diikuti oleh Theroux di acara Weird Weekends.

Setelah melakukan dance challenge, mata netizen tertuju kepada Giselle yang memberikan gerakan tambahan. Pemilik nama Uchinaga Aeri ini terlihat menyilangkan salah satu kakinya di kaki yang lain dan mengangkat tangannya serta menjentikkan jarinya.

Bukan hanya itu saja, Giselle juga menambahkan gerakan kepala ke kiri dan kanan. Netizen menganggap gerakan Giselle menyerupai tarian khas India. 

 

Sebab gerakan tersebut, gadis kelahiran 2000 ini telah melecehkan Desi atau disebut dengan Deshi yakni orang-orang, budaya, maupun produk yang berasal dari India. Terlebih Giselle tertawa setelah melakukan tarian tersebut.

Video showcase SYNK di Los Angeles ini dibagikan pertama kali oleh pengguna TikTok dengan akun @jeongyeonsmullet dan sudah ditonton sebanyak 871,2 ribu pengguna. 

Video ini menjadi viral karena Giselle diduga melakukan perampasan budaya serta banyak netizen meninggalkan komentar karena kecewa.

Giselle aespa Sempat Terlibat Masalah Perampasan Budaya

Giselle aespa
Photo : @aespa_official/Instagram
Giselle aespa

Masalah perampasan budaya yang dilakukan Giselle bukan kali pertama dilakukan. Pada Oktober 2021, Giselle juga sempat terlibat skandal perampasan budaya setelah melantunkan beberapa lirik lagu.

Berawal ketika Giselle menyanyikan lagu milik SZA dan Travis Scott yang bertajuk Love Galore. Dalam sebuah lirik lagu tersebut menunjuk pada kata-kata yang ditujukan khusus pada orang berkulit hitam. Pasalnya, jika dilakukan oleh ras lain justru menunjuk pada kata-kata rasial yang berakibat fatal.

Hal ini juga dilakukan oleh Giselle yang awalnya tidak menyadari jika tindakannya keliru. Sebab tindakan tersebut, banyak netizen ramai menghujatnya dan bahkan SM Entertainment langsung memprivate video lagu tersebut.

“Saya ingin meminta maaf karena mengucapkan kata yang salah dari lirik lagu yang diputar di tempat. Saya tidak berniat melakukannya dengan tujuan apa pun dan terbawa suasana ketika salah satu lagu artis favorit saya diputar. Saya dengan tulus meminta maaf,” tulis Giselle di akun Twitter resmi aespa.

Baca Juga: Giselle aespa Berani Akui Kesalahan Soal Pengucapan Kata Rasis

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...