5 Kesalahan Saat Mandi yang Bisa Buat Kulit Rusak Menurut Ahli

Image title
21 Mei 2021, 10:14
Ilustrasi Mandi
Freepik.com
Ilustrasi Mandi

ZIGI – Mandi merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan dengan cara menyiramkan air untuk mencuci tubuh. Manusia perlu mandi untuk menghilangkan bau ataupun kotoran dari tubuhnya. Mungkin beberapa dari kamu berpikir cara mandi kamu sudah benar. 

Tapi seorang ahli kulit bersertifikat dari Riverchase Dermatology di Miami yakni Stacy Chimento, MD mengatakan masih ada beberapa kebiasaan saat mandi yang ternyata menjadi kesalahan yang harus dihindari. 

Pasalnya, kesalahan itu justru bisa membuat kulit kamu rusak, kering dan menjadi kusam. Apa saja kesalahan saat mandi itu? Berikut yang dirangkum Zigi.id dari Well and Good pada Jumat, 21 Mei 2021. Yuk di-scroll!

Air Terlalu Panas

image
Photo : Freepik.com

Mandi dengan air panas memang terasa menenangkan. Tapi mandi dengan air yang terlalu panas justru tidak ada gunanya untuk kulit kamu. Hal itu justru bisa membuat kulit dehidrasi dan kusam.

"Air panas bisa menjadikan kulitmu kasar, menghilangkan minyak alami kulit yang membuat dehidrasi dan tampak kusam. Jika kulit terkena air terlalu panas juga, bisa menyebabkan munculnya jerawat dan iritasi kulit," kata Dr. Chimento.

Lebih lanjut, dia mengatakan air terlalu panas bisa membuat lapisan kulit luar rusak yang akhirnya memungkinkan masuknya bakteri dan racun. Suhu air yang ideal untuk mandi adalah yang hangat tapi tidak terlalu panas.

Terlalu Lama Berendam

image
Photo : Unsplash.com

Buat kamu yang memiliki kebiasaan berendam terlalu lama saat mandi, disarankan untuk mengurangi atau bahkan menghilangkan kebiaasan tersebut mulai sekarang. Pasalnya, hal itu justru bisa membuat kulit kamu iritasi.

"Saat mandi, kamu harus mencoba membatasi waktu berendam menjadi 15 menit. Jika lebih lama dari itu, maka minyak alami pada kulit akan mulai mengikis yang menyebabkan peradangan dan iritasi. Pada dasarnya, saat air mulai dingin, keluarlah," sambungnya.

Mencukur Sebelum Mandi

image
Photo : Freepik.com

Sepertinya tidak ada yang salah dengan kebiasaan mencukur sebelum mandi. Tapi ternyata, tindakan itu justru bisa menyebabkan bencana untuk kulit kamu, loh. Ini karena kuman bisa masuk ke dalam tubuh lewat pori-pori yang terbuka.

"Mencukur akan membuka pori-pori dan terkadang menimbulkan bekas luka kecil di kulit. Jika langsung mandi setelahnya, kamu justru membiarkan kuman dan bakteri mencapai tempat-tempat yang tidak kamu inginkan," lanjut Dr. Stacy Chimento.

Menggunakan Minyak Esensial

image
Photo : Freepik.com

Minyak esensial biasanya ditambahkan dalam air untuk membuat bak mandi kamu harum. Sehingga, saat berendam kamu akan semakin merasakan ketenangan. Sayangnya, kulit kamu mungkin tidak menyukair aroma wangi tersebut.

"Minyak esensial tidak boleh dicampur dengan air. Meskipun minyak esensial kaya akan antioksidan dan bahan antibakteri yang bermanfaat bagi kulit, tapi kebanyakan di antaranya malah mengandung bahan pewangi yang dapat mengiritasi kulit secara signifikan," ungkap Dr. Chimento.

Sebagai gantinya, dia merekomendasikan untuk mencampurkan beberapa tetes minyak esensial, seperti lavender atau eucalyptus dengan aloe yang dimasukkan ke dalam secangkir oatmeal. Campuran itu kemudian dituang ke dalam bak mandi air hangat kamu. Dengan begitu, kamu bisa mendapatkan manfaatnya tanpa berpotensi melukai kulit.

Tidak Melembabkan Kulit Setelah Mandi

image
Photo : Freepik.com

Karena mandi bisa membuat kulit kering, maka melembabkan setelahnya menjadi suatu keharusan. "Segera setelah mandi, lembapkan kulit kamu saat masih sedikit lembap. Kamu dapat melakukannya dengan lotion atau minyak tubuh apa pun," tandas Dr. Stacy Chimento.

Itu tadi kesalahan terbesar yang dilakukan saat mandi sehingga bisa membuat kulit kamu menjadi rusak, kering ataupun kusam. Bagaimana cara mandi kamu sudah bener belum? Semoga informasinya bermanfaat ya!

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...