7 Perpustakaan Estetik di Jepang yang Bikin Betah Pengunjung
ZIGI – Jepang disebut surga bagi pecinta buku. Maka dari itu, perpustakaan di Jepang dibuat dengan desain yang unik dan estetik untuk membuat pengunjung betah ketika membaca buku.
Menurut situs Tsunagu Japan, selama beberapa tahun terakhir arsitek terkenal Jepang seperti Ando Tadao, Kuma Kengo dan Ito Toyo diminta untuk bekerja merancang perpustakaan lama maupun baru. Selain bangunan yang indah, buku yang disajikan di perpustakaan Jepang juga terbilang lengkap baik dari luar negeri atau karya penulis lokal. Penasaran dengan penampakannya? Yuk simak artikelnya sampai habis!
Kadokawa Culture Museum

Sumber foto:timeout.com
Museum Budaya Kadokawa dirancang oleh Kengo Kuma yang terletak di kota Saitama. Dibuka pada Agustus 2020, Kadokawa Culter Museum menampilkan seni dan budaya Jepang, dengan fokus pada buku dan manga. Di lantai empat, ada rak buku setinggi 8 meter yang menampung 50 ribu buku. Perpustakaan ini menampung koleksi dan publikasi lengkap Kadokawa (Penerbit manga terkenal) yang boleh dibaca sepuasnya oleh semua pengunjung.
Kanazawa Umimirai Library

Sumber foto:timeout.com
Kanazawa Umimirai Library tampak seperti bagian dalam pesawat ruang angkasa daripada tempat untuk belajar. Dari luar, perpustakaan tampak seperti bangunan putih cangkang telur yang dilubangi. Namun, lubang-lubang tersebut untuk menyerap sinar matahari masuk ke dalam gedung. Dirancang oleh Coelacanth K&H Architects, perpustakaan ini menyediakan puluhan ribu buku yang dapat dibaca pengunjung. Perpustakaan ini berlokasi di Ishikawa dan telah ada sejak tahun 2011 lalu.
Tokamachi City Library

Sumber foto:timeout.com
Tokamachi City Library berada di Niigata. Pengunjung akan melihat tangga dan rak buku yang berisi ribuan buku tebal. Arsitek Hiroshi Naito yang mendesain bangunan modern ini menciptakan ilusi di mana buku ditumpuk di atas buku di ruang terbuka. Meskipun kelihatannya bangunan ini memiliki empat lantai, sebenarnya ini adalah bangunan miring satu lantai yang dihubungkan oleh lereng. Perpustakaan ini bisa diakses oleh semua orang.
Yusuhara Library

Sumber foto:timeout.com
Yusuhara Library yang ada di wilayah Kochi dirancang oleh Kengo Kuma. Dikutip Zigi.id dari Time Out pada Selasa, 8 Juni 2021, perpustakaan ini menggabungkan keindahan alam Pulau Shikoku dengan pusat komunitas sastra. Perpustakaan dengan ruang terbuka yang dihiasi kayu Yusuhara lokal yang melapisi lantai, rak buku dan pahatan di langit-langit. Jendela kaca memungkinkan cahaya alami masuk dan membuat pembaca bisa melihat ke arah pegunungan Kochi. Pengunjung diharuskan melepas sepatu jika ingin masuk ke perpustakaan ini.
Gifu City Central Library

Sumber foto: gifulibrary.com
Gifu City Central Library yang terletak di daerah Chubu dibuka pada tahun 2015 lalu dan dirancang oleh Ito Toyo. Seperti yang disebutkan dalam namanya, ini lebih dari sekadar perpustakaan. Fasilitas lainnya yakni ruang belajar, galeri seni, pusat komunitas dan masih banyak lagi. Ada area membaca setengah tertutup berbentuk bola. Desain ramping memberikan efek visual yang mengesankan dan juga menyaring lampu untuk memberikan pembaca cahaya yang lebih lembut yang nyaman di mata.
Obuse Town Public Library

Sumber foto: pinterest.com
Obuse Town Public Library terletak di dekat stasiun Obuse, Nagano. Perpustakaan dibangun dengan tujuan untuk menerangi lingkungan dan menyediakan siswa dan warga setempat untuk membaca dan bersosialisasi. Dirancang dengan dekorasi minimalis, tempat ini menjadi salah satu perpustakaan terindah di Jepang.
Nakajima Library
![]()
Sumber foto: matchajp.com
Perpustakaan Nakajima Universitas Internasional Akita adalah satu-satunya perpustakaan di Jepang yang buka 24/7 sepanjang tahun. Bukan hanya melayani mahasiswa, perpustakaan ini juga bisa dikunjungi oleh masyarakat umum. Ada lebih dari 80 ribu buku dan sumber daya multimedia. Sementara desain arsitekturnya terinspirasi dari Colloseum.
Begitulah potret perpustakaan di Jepang yang memiliki arsitektur indah dan estetik. Diketahui bahwa beberapa perpustakaan di atas bisa dikunjungi secara gratis.
