5 Mitos yang Buat Masyarakat Takut Investasi Saham
ZIGI – Investasi adalah suatu proses dimana seseorang mengumpulkan uang dengan tujuan mendapatkan keuntungan di masa depan. Seseorang dapat mencapai tujuan finansial mereka dengan berinvestasi. Misalnya dengan investasi saham, seseorang dapat mempersiapkan dana untuk kebutuhan masa depan.
Banyak keuntungan lainnya yang dapat dirasakan masyarakat. Namun, masih banyak sebagian orang yang mempercayai mitos tentang berinvestasi saham sehingga merasa cemas dan khawatir. Apa saja mitosnya? Berikut lima mitos yang sering dipercayai oleh masyarakat. Yuk simak!
1. Khawatir Mengalami Kerugian
Tidak ada investor yang ingin mengalami kerugian dalam berinvestasi. Banyak yang berpikir bahwa investasi memiliki risiko yang tinggi, sehingga dapat mengalami kerugian dan uang yang diinvestasikan hilang. Jika begitu, itu bukanlah berinvestasi melainkan berjudi.
Untuk cara mengatasi pemikiran tersebut, disarankan untuk mulai investasi dengan instrumen investasi yang relatif aman. Dalam mengatasi rasa takutnya, kamu bisa memilih saham blue chip. Jangan pernah menanamkan saham pada perusahaan yang kamu tak mengerti bagaimana model bisnisnya.
2. Prosedur Rumit
Di era serba digital ini, layanan transaksi keuangan semakin dimudahkan. Kamu dapat memulai investasi saham dengan bermodalkan internet dan smartphone. Kamu hanya perlu mengisi identitas diri serta verifikasi rekening bank. Mudah bukan? Namun, sebelum memulai investasi kamu harus pastikan terlebih dahulu perusahaan tersebut terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atau tidak. Hal tersebut untuk terhindar dari perusahaan bodong.
3. Butuh Modal Awal Besar
Mitos yang sering muncul di masyarakat lainnya adalah investasi saham membutuhkan modal awal yang besar dan hanya kalangan tertentu saja yang dapat berinvestasi. Berkat perkembangan teknologi, pasar saham dapat diakses oleh siapa saja yang tertarik untuk investasi saham. Selain itu, terdapat berbagai promosi pasar saham yang memungkinkan investor untuk melakukan investasi dengan dana minimal.
4. Investasi Saham Mirip Judi
Dalam berinvestasi saham memang terdapat ungkapan high risk, high return. Namun, dalam berinvestasi saham, kamu tak mengandalkan keberuntungan seperti judi. Kamu akan mendapatkan keuntungan dari saham dengan melakukan analisa saham.
Dalam berinvestasi saham, banyak hal yang juga harus diperhatikan. Mulai dari jenis saham yang akan diinvestasikan, model bisnis perusahaan, hingga riwayat bisnis perusahaan. Berbeda dengan judi yang hanya mengandalkan keberuntungan semata.
5. Analisa Saham yang Rumit
Untuk terjun dalam dunia investasi saham, memang dibutuhkan analisa agar mendapatkan keuntungan yang maksimal. Banyak alasan orang enggan untuk berinvestasi saham karena analisanya yang rumit. Padahal jika kamu ada kemauan untuk belajar dari nol, kamu pasti dapat memahaminya.
Bahkan trader profesional sekalipun pernah mengalami masa sulit, dengan belajar investasi mulai dari nol. Pasar saham memberikan kesempatan bagi siapapun yang ingin memulai untuk investasi saham. Jika tekun menamba wawasan terkait saham, maka kamu akan memiliki peluang yang lebih baik. Semoga bermanfaat ya!
