7 Manfaat Minyak Zaitun Bagi Kesehatan, Dapat Menjaga Berat Badan

Image title
22 Juni 2021, 07:08
Olive Oil
Istockphoto
Olive Oil

ZIGI – Minyak Zaitun atau Olive Oil dikenal sebagai minyak yang diekstrasi dari buah Zaitun, memiliki banyak khasiat untuk kesehatan. Selain untuk kesehatan, minyak zaitun dapat digunakan sebagai lotion pelembab untuk mengurangi minyak berlebih pada kulit.

Sudah tak perlu diragukan lagi, minyak alami ini memiliki banyak manfaat bagi tubuh karena mengandung vitamin E, K, lemak baik, phenolic dan zat besi. Penasaran apa saja manfaat minyak zaitun? Berikut tujuh manfaat minyak zaitun, yang dilansir dari Healthline. Yuk simak!

1. Menurunkan risiko penyakit jantung

image
Photo : shutterstock

Minyak zaitun memiliki antioksidan yang tinggi, yang aktif secara biologis yang dapat mengurangi risiko penyakit kronis. Minyak alami ini mampu melawan peradangan dan membantu seseorang terlindungi dari kolestrol sehingga mampu menurunkan risiko penyakit jantung.

Minyak ini disarankan dikonsumsi untuk mencegah penumpukan kolestrol. Selain itu, minyak zaitun mampu menurunkan tekanan darah dan memperbaiki lapisan pembuluh darah yang membantu mencegah pembekuan darah yang berlebihan. 

2. Sebagai anti-inflamasi

image
Photo : shutterstock

Memiliki sifat anti-inflamasi, minyak zaitun dapat mengurangi peradangan yang terjadi pada tubuh manusia. Penelitian menunjukkan bahwa asam oleat, asam lemak utama dalam minyak zaitun dapat mengurangi tingkat penanda inflamasi penting seperti protein C-reaktif (CRP). Minyak zaitun mengandung asam oleat serta antioksidan oleocanthal, yang dapat menghambat beberapa gen dan protein yang memicu peradangan.

3. Menjaga berat badan

image
Photo : shutterstock

Berbeda dengan minyak lainnya, minyak zaitun dapat dikonsumsi oleh seseorang yang sedang diet atau berusaha untuk menjaga berat badan. Dalam penelitian selama 30 bulan, lebih dari 7.000 mahasiswa Spanyol banyak mengonsumsi minyak zaitun.

Hasilnya bahwa olive oil tidak mempengaruhi peningkatan berat badan. Selain itu, terdapat studi yang dilakukan pada tiga tahun silam terhadap 187 peserta. Mengkonsumsi minyak zaitun dikaitkan dengan peningkatan kadar antioksidan dalam darah serta membantu penurunan berat badan. 

4. Mencegah stroke

image
Photo : shutterstock

Di negara maju, stroke adalah penyakit yang disebabkan oleh gangguan aliran darah ke otak, karena terjadi pembekuan darah atan pendarahan. Hal ini menyebabkan kematian kedua yang paling umum di berbagai negara maju.

Minyak zaitun dikenal sebagai minyak alami yang dapat membantu pencegahan stroke. Dalam sebuah penelitian pada 841.000 peserta, ditemukan bahwa minyak zaitun mengandung lemak tak jenuh untuk cegah risiko stroke dan penyakit jantung.

Penelitian lain menunjukkan bahwa seseorang yang tidak mengkonsumsi minyak zaitun, memiliki risiko yang tinggi. Kesimpulannya adalah orang-orang yang mengkonsumsi minyak zaitun memiliki risiko stroke yang jauh lebih rendah.

5. Meningkatkan fungsi otak

image
Photo : shutterstock

Penyakit Alzheimer adalah penyakit yang dapat mengurangi fungsi kemampuan otak, karena terdapat penumpukan plat beta-amiloid di dalam sel-sel otak. Dalam sebuah penelitian, menunjukkan bahwa minyak zaitun bermanfaat untuk memberikan sumber energi alternatif untuk sel-sel otak yang tidak berfungsi. Namun dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk penyakit Alzheimer. 

6. Mencegah pertumbuhan sel kanker

image
Photo : shutterstock

Memiliki antioksidan yang tinggi, minyak zaitun memiliki sifat anti kanker. Kanker adalah salah satu penyakit yang menyebabkan kematian paling umum di dunia. Masyarakat di negara Mediterania, memiliki risiko rendah terkena kanker.

Peneliti percaya bahwa masyarakat Mediterania menggunakan dan mengkonsumsi minyak zaitun. Kadar antioksidan yang tinggi, dapat mengurangi kerusakan oksidatif akibat radikal bebas. Namun dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk menentukkan apakah minyak zaitun dapat mengurangi risiko kanker. 

7. Membantu mengobati penyakit autoimun

image
Photo : shutterstock

Rheumatoid Arthritis adalah penyakit autoimun yang ditandai dengan sendi yang nyeri dan cacat. Penyakit ini melibatkan sistem kekebalan tubuh yang menyerang sel-sel normal, namun penyebabnya pun tidak dipahami dengan baik. Dalam suatu penelitian, minyak zaitun atau olive oil yang dikombinasikan dengan minyak ikan dapat membantu mengurangi nyeri sendi dan pembengkakan akibat rheumatoid arthritis. 

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...