Hasil CT Scan Ungkap Rahasia Tubuh Mumi Raja Amenhotep I
ZIGI – Mumi menjadi sebuah penemuan sejarah yang menakjubkan, salah satunya adalah mumi dari Raja Amenhotep I. Mumi ini baru saja ditransfer ke Museum Nasional Peradaban Mesir di Fusfat, Kairo untuk dilakukan penelitian lanjutan.
Dengan teknologi digital, ilmuan arkeolog mengungkapkan detail mumi Raja Amenhotep I yang belum pernah terbuka sebelumnya. Yuk simak artikelnya di bawah ini!
Kondisi Mumi Amenhotep I Diungkap Dengan Teknologi CT Scan
Sebuah penelitian arkeologi mengungkapkan secara rinci mengenai mumi Raja Amenhotep I melalui teknologi CT Scan untuk pertama kalinya. Penelitian ini dilakukan pada 2019 oleh Profesor radiologi dari Universitas Kairo, Sahar Saleem dan hasil penelitian itu baru dikeluarkan pada Selasa, 28 Desember 2021.
“Saleem dan Hawass menggunakan teknologi sinar-X canggih, pemindaian CT (computed tomography), dan perangkat lunak komputer untuk membuka mumi Amenhotep I,” ujar Sahar Saleem seperti dilansir dari Aljazeera pada Rabu, 29 Desember 2021.
Melalui teknologi digital tersebut, para arkeolog tidak perlu membuka kain yang membungkus mumi Raja Amenhotep I tersebut sehingga keaslian dari mumi tetap terjaga baik.
Sebuah penelitian di Mesir tersebut mengungkapkan berbagai kondisi wajah Amenhotep I. Bukan hanya dari wajah melainkan juga dapat mengetahui usia, kondisi kesehatan, dan berbagai rahasia penguburan mumi.
Baca Juga: Peneliti Berhasil Ungkap Detail Wajah Mumi Mesir Kuno
Kondisi Detail Mumi Raja Amenhotep I Setelah CT Scan
Setelah melakukan penelitian sekitar dua tahun, Sahar Saleem akhirnya membuat dunia takjub dengan kondisi mumi yang belum pernah terungkap ke publik.
Dari hasil penelitian melalui pemindaian tomografi tersebut, Raja Amenhotep memiliki wajah yang mirip dengan ayahnya, Ahmose I. Selain itu, Amenhotep I diperkirakan meninggal saat usianya 35 tahun karena cidera atau sakit.
Meskipun belum menunjukkan alasan dari kematian Amenhotep I, mumi tersebut menjadi bukti raja pertama yang dibalsem dengan lengan disilangkan di tubuhnya dan otaknya tidak diambil, tidak seperti mumi raja kebanyakan.
Dari pemindaian tersebut juga mengungkapkan adanya 30 jimat atau potongan perhiasan yang terkubur bersama mumi, termasuk ikat pingang yang terbuat dari 34 manik-manik emas.
Sementara itu, mumi juga sempat dibungkus kembali oleh para imam pada peradaban dinasti ke-12. Selama penguburan kembali mumi kala itu, pendeta Thebes memasang kepada Amenhotep dan memperbaiki luka yang mungkin ditimbulkan oleh perampok makam.
Mumi Raja Amenhotep I ditemukan pertama kali di Luxor, Mesir Selatan pada tahun 1881, sebagai satu-satunya mumi yang tidak dibuka gulungannya oleh para arkeolog. Hal tersebut bertujuan untuk melestarikan kondisi tubuh asli dari mumi tersebut.
Berkat teknologi pemindaian secara 3D digital, para peneliti menemukan teknik mumifikasi baru yang digunakan pada firaun yang sudah memerintah sejak 1525 – 1504 SM tersebut.
Baca Juga: Foto Penemuan Fosil Dinosaurus Hampir Utuh di China
