5 Pesona Cappadocia, Kota Impian Kinan di Serial Layangan Putus
ZIGI – Tempat liburan Kota Cappacodia mendadak ramai diperbincangkan akibat adegan dalam serial Layangan Putus. Disebut-sebut sebagai tempat romantis, lantaran kerap dijadikan lokasi honeymoon alias bulan madu.
Lantas, seperti apa pesona dan keindahan kota kecil yang berada di Anatolia Timur, Turki itu hingga menjadi tempat impian Kinan (Putri Marino)? Simak artikel ini sampai akhir!
Cappadocia Dikenal dengan Balon Udara
Cappadocia salah satu karunia alam buat Turki. Kota Kecil di Anatolia timur ini berlokasi di dataran tinggi yang dikelilingi bentang alam unik sebut saja hot air balloon alias balon udara, menjadi wisata primadona di tempat tersebut.
Balon udara merupakan atraksi yang dilakukan di Goreme National Park, dimana wisatawan akan diajak untuk melihat keindahan Cappadocia dari atas udara saat matahari masih terbit.
Cappadocia Identik dengan Formasi Bangunan Batuan
Selain dikenal dengan balon udara, Cappadocia juga menyimpan keindahan pada sebuah museum yakni, Gerome Open Museum. Di tempat ini wisatawan akan diajak untuk menyusuri komplek gereja kuno dan biara yang sudah ada di abad ke-3 dan ke-4. Komplek tersebut dipahat dalam perbukitan.
Ada juga tempat yang dinamakan Kastil Kapas. Sekitar puluhan juta tahun yang lalu ada batuan ajaib yang terbentuk akibat letusan gunung berapi berbentuk landskap di central Anatolia.
Seiring perjalanan waktu, erosi angin dan air yang konstan memoles batuan hingga melunak. Adapun batuan tersebut terbentuk setelah abu tebal memadat menjadi tufa dan berubah bentuk seperti cerobong. Akan terus berubah secara perlahan akibat angin dan air mengikisnya.
Ada Kota Bawah Tanah di Cappadocia
Di bawah permukaan cerobong peri, ada kota bawah tanah. Kota ini dihubungkan oleh jaringan terowongan dan digunakan sebagai pemukiman.
Orang-orang Kristen menggunakan kota bawah tanah sebagai tempat perlindungan dari Romawi. Ada sekitar 200 gereja di bawah tanah yang memiliki makna sejarah yang besar.
Pembangun mampu mengukir terowongan karena batu-batu itu dapat ditempa. Banyak kota terbuka untuk pengunjung. Ada juga beberapa gua buatan di Cappadocia yang digali selama periode ketidakstabilan. Mereka berfungsi sebagai tempat persembunyian.
Beberapa bangunan tersebut berada di bawah tanah hingga 8 tingkat jauh ke dalam bumi. Mereka memiliki semua fasilitas yang dibutuhkan untuk kehidupan sehari-hari.
Sebuah Desa Kuno di Cappadocia Berpenghuni
Selain tempat-tempat di atas, tidak kalah menarik adalah Desa Goreme, salah satu dari sedikit pemukiman di di Cappadocia yang masih berpenduduk hingga saat ini. Kendati demikian, tempat ini juga merupakan area utama bagi wisatawan.
Desa ini dikenal sebagai Avcilar yang berarti pemburu. Itu juga disebut Maccan dan kemudian dikenal sebagai Goreme, nama yang digunakan hingga saat ini. Goreme berarti orang tidak bisa melihat di sini. Nama itu tiba setelah orang-orang Kristen bersembunyi di gua-gua dari orang-orang Arab selama invasi.
Di Cappadocia Terdapat Cavusin atau Gereja Kuno
Sebuah jalan berkelok-kelok mengarah ke puncak bukit akan membawa para wisatawan untuk berkunjung ke gereja Yunani Kuno. Dimana gereja tersebut telah ada sejak abad ke-5 Santo Yohannes Pembaptis.
Di sana akan terdapat permukaan batu besar dan juga akan ditemukan sebuah masjid kecil. Namun, terlihat unik lantaran bangunan tersebut berada di lereng bukit. Mengikuti jalan berkelok dan curam, para wisatawan bisa menikmati indahnya pemukiman warga dengan sentuhan arsitek Yunani.
Festival Cappadocia Diselenggarakan pada Bulan Juli
Selain Cappadocia dikenal sebagai tempat yang magis dan landscape, tetapi juga soal festival musik yang menampilkan seniman lokal hingga internasional, serta aneka makanan yang khas untuk acara tersebut.
Biasanya, acara festival ini akan berlangsung selama seminggu penuh dengan pertunjukan dari paduan suara dan orkestra. Festival ini diadakan pada bulan Juli di halaman tersembunyi dan gereja tua. Ada juga festival Balon di bulan Juli yang merayakan tradisi balon udara.
Itulah beberapa tempat yang menjadi pesona Kota Cappadocia sebagai tempat impian Kinan, diperankan Putri Marino dalam serial Layangan Putus yang tayang di platform WeTV.
