Situs NFT Milik Penyanyi Rock Inggris Dihack Untuk Penipuan
ZIGI – Beberapa minggu lalu, proyek NFT milik musisi rock Inggris era 80-an, Ozzy Osbourne diretas oleh hacker untuk penipuan karena masih membagikan link lama di akun resmi NFT CryptoBatz.
Osbourne meluncurkan NFT bergambar kelelawar sebagai gambar utamanya karena aksinya kala konser pada tahun 80-an. Simak artikelnya di bawah ini yuk!
Baca Juga: Daftar Artis dan Tokoh yang Jual NFT, Luna Maya hingga Ridwan Kamil
NFT Ozzy Osbourne Jadi Sasaran Hacker Untuk Penipuan
Ozzy Osbourne menjadi salah satu penyanyi Inggris yang meluncurkan Non-Fungible Token (NFT) baru-baru ini. NFT Osbourne tersebut berisikan koleksi kelelawar yang pernah populer karena aksinya mengigit kepala kelelawar kala konser pada awal 80-an.
NFT tersebut terdiri dari 9.666 koleksi kelelawar digital. Sementara CryptoBatz yang merupakan NFT milik Osboourne menggunakan situs Discord untuk proses transaksi.
Namun, pihak CryptoBatz sebelumnya mengubah link URL dari Cryptobatznft menjadi Cryptobatz. Perubahan tersebut awalnya tidak dihapus di halaman tweet CryptoBatz dan membuat hacker memanfaatkannya untuk penipuan.
Link lama Cryptobatz akhirnya digunakan untuk membuat situs Discord baru untuk menarik pengguna lainnya yang tidak mengetahui perubahannya tersebut.
Sementara itu, Ozzy Osbourne awalnya telah meninjau CryptoBatz pada dua minggu terakhir ini. Proyek NFT tersebut merupakan kerja sama antara Ozzy Osbourne dan Sutter System.
CryptoBatz sebelumnya mengunggah tweet pertamanya pada 31 Desember 2021 dan mendapatkan 4000 tweet dan ratusan jawaban. Namun, tweet tersebut langsung dihapus pada 20 Januari 2022.
CryptoBatz Buka Suara Perihal Penipuan NFT Osbourne
Atas kelakuan hacker yang menggunakan link lama Cryptobatznft secara tidak bertanggungjawab membuat ratusan orang mengalami penipuan. Sementara orang yang terdaftar dalam situs palsu tersebut sekitar 1.330 pengguna.
“Meskipun kami merasa sangat menyesal atas orang-orang yang menjadi korban penipuan ini, kami tidak dapat bertanggung jawab atas tindakan scammers yang mengeksploitasi Discord, platform yang sama sekali tidak dapat kami kendalikan,” ujar Jepeggi, salah satu pembuat CryptoBatz seperti dilansir dari The Verge pada Kamis, 27 Januari 2022.
Sementara itu, pihak CryptoBatz memberikan kritikan kepada pihak Discord selaku situs untuk proses transaksi NFT yang dikelola oleh Sutter System dan Ozzy Osbourne tersebut.
“Menurut kami, situasi dan ratusan (korban penipuan) lainnya yang telah terjadi di proyek lain di ruang NFT dapat dengan mudah dicegah jika Discord memiliki tim untuk merespon/dukungan/penipuan yang lebih baik untuk membantu proyek besar seperti kamu,” imbuhnya.
Tanggapan pihak CryptoBatz tersebut akhirnya mendapatkan respon dari pihak Discord. Pasalnya pihak Discord mengaku telah mengetahui insiden tersebut dan sudah melakukan tindakan lebih lanjut dengan melakukan kontak terhadap pengguna yang terkena dampak penipuan tersebut.
“Tim kami telah mengambil tindakan ketika kami mengetahui insiden semacam ini, termasuk melarang pengguna dan mematikan server,” ujar Menajar Senior Discord, Peter Day.
Dalam unggahan CryptoBatz, pihaknya juga sempat menyinggung hacker yang mencoba melakukan penipuan atas namanya dan mengimbau pengguna maupun scammers untuk berhati-hati. Sementara itu, Ozzy Osbourne tidak memberikan tanggapannya perihal masalah penipuan tersebut.
Baca Juga: Ramai NFT Selfie KTP Setelah Ghozali Everyday, Data Sulit Dihapus
