Waspada! Ini Gejala Umum Subvarian Omicron BA.4 dan BA.5

Image title
28 Juni 2022, 16:22
Cara Mengatasi Sakit Maag Saat Puasa
pexels.com
Cara Mengatasi Sakit Maag Saat Puasa

ZIGI – Sub-varian Omicron BA.4 dan BA.5 kini tengah menyebar di Indonesia. Varian ini berasal dari varian asli yaitu Omicron BA.1.

Subvarian ini telah menginfeksi banyak orang dari berbagai umur, baik anak-anak, remaja, dewasa, hingga orang tua. Lalu seperti apa gejala dari sub-varian Omicron BA.4 dan BA.5? Berikut penjelasannya.

Baca Juga: Udara Jakarta Memburuk, Ini 5 Tips Menjaga Kesehatan Pernapasan

Gejala Utama Subvarian Omicron BA.4 dan BA.5

Ilustrasi Sakit
Photo : Freepik.com
Ilustrasi Sakit

Dalam webinar Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia yang berjudul “Waspada Omicron Subvarian BA.4 dan BA.5 dalam Masa Transisi Menuju Endemi”, Ketua Kelompok Kerja Infeksi PDPI dr Erlina Burhan menyebut sub-varian ini memiliki satu mutasi yang mirip dengan Delta, yaitu L425R. 

Ia menyebut bahwa mutasi L425R ini memiliki kemampuan untuk menghindari deteksi imun yang lebih tinggi daripada varian yang lainnya. Gejala yang sering ditemui di dua kasus sub-varian ini umumnya ada di sistem pernapasan. 

Mengutip pernyataan dari CDC, Pusat Pengendalian Penyakit dan Pencegahan Penyakit Amerika, gejala Omicron Subvarian BA.4 dan BA.5 meliputi : 

  •  Batuk
  • Kelelahan
  • Demam
  • Mual dan Muntah
  • Diare
  • Sesak Napas
  • Anosmia
  • Hidung Tersumbat
  • Sakit Perut

Mengutip Deseret, Petugas Kesehatan Masyarakat dari Departemen Kesehatan Chicago, Allison Awardy menyebut bahwa gejala dari sub-varian ini tergolong sedang, namun beberapa studi awal menenjukan infeksi bisa menjadi lebih parah bila ditemukan lagi varian baru. 

Dalam studi yang dilakukan Kings College London, Epidemiolog Tim Spector menyebut bahwa gejala serius yang ditemukan dalam kasus sub-varian BA.4 dan BA.5 pada orang dewasa adalah tinnitus. Kondisi ini membuat sang penderita merasakan dengungan di telinganya. 

Menurutnya, orang yang mengidap tinnitus akan semakin parah jika terinfeksi sub-varian ini. Bahkan terdapat laporan yang menyebut gejala tinnitus meningkat pada pasien Covid-19 seiring naiknya kasus Omicron BA.4 dan BA.5. 

 

Ada beberapa gejala BA.4 dan BA.5 yang ditemukan muncul di bagian pendengaran yaitu: berdering, berdengung, adanya desin atau desis, dan telinga serasa berdenyut. Jika kalian mengalami beberapa gejala di atas sebaiknya memeriksakan diri ke dokter ataupun ahli.

Efektifitas Vaksin Melawan Omicron BA.4 dan BA.5

Ilustrasi Sakit
Photo : Freepik.com
Ilustrasi Sakit

Dr Allison Awardy dari Departemen Kesehatan Chicago menyebut bahwa orang yang telah mendapatkan vaksin ataupun booster lebih mampu mengantisipasi dampak gejala BA.4 dan BA.5 lebih baik daripada yang belum divaksin. 

Pemerintah menyarankan agar masyarakat yang belum mendapatkan vaksin ataupun belum melengkapi vaksin agar segera divaksinasi. Pemerintah juga menghimbau untuk masyarakat agar tetap melaksanakan protokol kesehatan, meski sudah mendapatkan vaksin.

Pelonggaran yang kini diberlakukan jangan sampai membuat masyarakat lengah, karena varian dan subvariant dari Covid-19 masih dapat berkembang ataupun bermutasi.

Itu tadi gejala-gejala yang kerap ditemukan di pasien subvarian Omicron terbaru. 

Baca Juga: Cha Eun Woo Positif Covid-19 di Tengah Kenaikan Kasus Omicron Siluman

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...