Usai Batal Beli Twitter, Elon Musk Diisukan Mau Bangun Bandara Pribadi

Image title
2 Agustus 2022, 15:28
Elon Musk
Instagram @planetanovo
Elon Musk

ZIGI – Invasi Elon Musk di bidang teknologi belum berhenti setelah gagal membeli Twitter. Kali ini, pendiri perusahaan Tesla diisukan sedang berencana untuk membangun bandara pribadi di Texas, Amerika Serikat. Gosip ini pertama kali tersebar dari sebuah media di Austin, Texas. 

Menurut kabar yang berkembang, bandara tersebut tidak hanya dimanfaatkan oleh Elon Musk sendiri. Simak berita lengkapnya di bawah ini. 

Baca juga: Elon Musk Minta Istri Pendiri Google Tuntut Penyebar Rumor Selingkuh

Isu Elon Musk Bangun Bandara Pribadi di Texas

Elon Musk
Photo : Instagram @elon_musk465
Elon Musk

Sebuah media bernama Austonia mengabarkan rencana Elon Musk yang ingin membangun bandara pribadi. Melansir dari Insideevs pada Selasa, 2 Agustus 2022, lokasi bandara akan terletak di dekat Bastrop, Austin, Texas, Amerika Serikat. 

Lokasi di atas dinilai sesuai, mengingat ketiga perusahaan Elon Musk: Tesla, SpaceX dan Boring Company punya cabang di sana. Tidak hanya itu, Business Standart melaporkan bahwa perusahaan induk Tesla dan Boring Company baru-baru ini memang pindah ke Austin, Texas. 

Dari pernyataan Insideevs, bandara tersebut diisukan tidak hanya untuk sang miliarder saja, tapi juga dikhususkan untuk para karyawan yang bekerja di perusahaannya. 

Beberapa waktu belakangan jejak penerbangan mantan pacar Amber Heard ini memang menarik perhatian akun Jack Sweeney. Jack mendata pada tahun 2019, Elon tercatat melakukan penerbangan sejauh 150 ribu mil atau 6 kali keliling dunia. 

Ia juga memiliki 4 pesawat jet Gulfstream G650ER senilai Rp1,04 triliun, dua jet Gulfstream G550 Rp915 miliar, dan Dassault Falcon 900B seharga Rp387 miliar. 

Pembangunan Bandara Pribadi Elon Musk Dianggap Tidak Mudah

Elon Musk
Photo : The New York Times
Elon Musk

Dalam laporan yang sama, jika rencana pria berusia 51 tahun tersebut benar, pembangunan bandara tidak akan terjadi secara instan. Sebelum proses pembangunan, Elon harus meminta persetujuan dari EPA (Environmental Protection Agency) dan FAA (Federal Aviation Administration).

EPA merupakan lembaga perlindungan lingkungan di Amerika Serikat. Nantinya EPA akan melakukan penyelidikan sejauh mana pembangunan bandara berpengaruh pada lingkungan dan dampak terhadap alam jika bangunan tersebut berdiri. Lembaga yang sama juga melakukan penyelidikan tentang emisi gas karbon yang dikeluarkan oleh pesawat, dan lain-lain.  

Sementara FAA adalah lembaga pemerintah yang mengatur dan menerapkan regulasi terkait penerbangan. Setiap pembangunan bandara hingga penerbangan di Amerika Serikat harus lolos uji FAA sebelum bisa dinyatakan boleh beroperasi. 

Membangun bandara juga membutuhkan ruang yang luar biasa lapang. Sebagai perbandingan, bandara Austin Executive Airport punya landasan pacu dengan panjang kurang lebih 1,8 kilometer. Bagian hanggar alias tempat penyimpanan pesawat kira-kira mencapai 130 ribu meter persegi. 

Meski telah menjadi pembicaraan hangat di kalangan netizen, tapi Elon Musk belum memberikan konfirmasi apa pun mengenai berita bandara pribadi yang akan dibangun.

Baca juga: Ayah Elon Musk Punya Anak dari Putri Tiri di Umur 76 Tahun

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...