4 Fakta Museum 9/11 di New York, Berdiri karena Tragedi WTC
ZIGI – Museum 9/11 di New York resmi berdiri sejak tahun 2011 sebagai bentuk peringatan atas peristiwa serangan 11 September 2001. Tepat 21 tahun lalu, kejadian naas 4 pesawat dibajak untuk menabrak gedung World Trade Center, Pentagon, dan sebuah desa di Pennsylvania.
Penasaran dengan fakta-fakta Museum 9/11 di New York yang tutup hari ini untuk memperingati korban meninggal dan korban yang berhasil selamat? Simak selengkapnya di bawah ini.
Baca juga: 5 Museum Wayang dari Berbagai Daerah Cocok untuk Wisata Budaya
1. Bermula dari Tragedi World Trade Center
Pada 11 September 2001, masyarakat New York dikejutkan dengan sebuah peristiwa tabrakan pesawat. 19 anggota militan Al-Qaeda membajak empat pesawat, dua di antaranya ditabrakkan ke gedung kembar World Trade Center (WTC) New York, sekitar pukul 08.45 pagi. Peristiwa pertama membelah dua gedung dan meninggalkan lubang menganga, sekaligus membunuh karyawan gedung dan penumpang pesawat.
Kemudian pada 9.45 pagi pada hari yang sama, pesawat ketiga sengaja menghantam gedung Pentagon, markas Departemen Pertahanan Amerika Serikat. Pesawat keempat berakhir dengan menabrak sebuah desa setelah para penumpang mencoba melawan. Tragedi kelabu di Amerika Serikat ini menelan korban nyaris 3 ribu nyawa.
2. Pembangunan Awal Museum 9/11 di New York
Museum ini dirancang tidak hanya sebagai peringatan WTC 2001 tapi juga kasus pemboman di gedung yang sama pada 26 Februari 1993. Inisiasi pembangunan dimulai sejak 2003 dan resmi dibuka pada 12 September 2011. Arsitek gedung di pegang oleh Michael Arad, yang membangun museum di atas bekas menara kembar World Trade Center dulu pernah berdiri.
Dalam museum terdapat daftar lengkap nama-nama korban, benda korban yang berhasil dievakuasi, foto korban, rekaman suara korban sebelum peristiwa naas terjadi, hingga sebuah pohon yang diberi nama The Survivor Tree. Pohon trsebut menjadi simbol dari sebuah harapan masyarakat New York yang mencoba bertahan hidup setelah hari itu.
3. Berikan Edukasi Lewat Online
Agar bisa menjangkau masyarakat luas, museum 9/11 menawarkan aktivitas kolabroasi secara online terutama untuk anak-anak. Dalam tema yang diajarkan, museum mengajarkan tentang apa itu serangan teroris di Amerika Serikat dan seluruh dunia.
4. Museum 9/11 Ditutup Pada 11 September 2022
Dari situs 911memorial.org, museum 9/11 tutup mulai Sabtu, 10 September 2022 sekitar pukul 14.00 waktu setempat untuk menyambut komunitas 9/11 yang datang untuk memperingati 21 tahun tragedi World Trade Center, serangan Pentagon, dan tabrakan pesawat di Pennsylvania. Kemudian pada Minggu, 11 September 2022, museum bakal ditutup total untuk publik sepanjang hari, agar para keluarga korban bisa berkunjung dengan lebih privat.
Museum 9/11 di New York ingin terus memberikan pemahaman kepada murid, guru, serta banyak orang tentang dampak dari peristiwa 11 September 2001. Kamu bisa mengunjungi situs 911memorial.org untuk mencari informasi lengkap mengenai museum yang terletak di Jalan 180 Greenwich, New York, Amerika Serikat.
Baca juga: Baca Juga: 6 Fakta Lukisan Mona Lisa yang Dilempar Kue di Museum Louvre
