4 Momen Kesuksesan Jakarta Muslim Fashion Week 2023
ZIGI – Jakarta Muslim Fashion Week 2023 telah selesai digelar pada Sabtu, 22 Oktober 2022 di ICE BSD, Tangerang, Banten. Ajang mode ini menampilkan hal yang berbeda lantaran menggandeng 68 finalis Miss Grand International untuk menampilkan keragaman busana muslim karya delapan desainer Indonesia.
Tak cuma itu, Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) tahun ini juga telah menampilkan 1.000 koleksi dari 144 desainer. Yuk simak artikel selengkapnya di bawah ini!
Baca Juga: 10 Fakta Rizal Rama, Model Indonesia di Paris Fashion Week 2022
1. Dibuka oleh Wakil Presiden Indonesia, Ma’ruf Amin
Kementerian Perdagangan bekerja sama dengan KADIN Indonesia dan Indonesian Fashion Chamber (IFC) menginisiasi penyelenggaraan Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) sejak 2021. Sementara untuk Jakarta Muslim Fashion Week 2023 dibuka secara resmi oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Ma'ruf Amin.
Ajang mode bergengsi ini diselenggarakan pada 20-22 Oktober 2022 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang, di sela gelaran Trade Expo Indonesia (TEI) 2022 dengan mengusung tema From Local Wisdom to Global Inspiration.
“Saya mengapresiasi upaya bersama untuk merebut peluang dan kesempatan, sekaligus mempersiapkan masa depan bangsa Indonesia sebagai pusat halal dunia. JMFW adalah salah satu ikhtiar untuk memajukan industri fesyen muslim Indonesia. Saya rasa tidak berlebihan jika kita bercita-cita menjadikan Jakarta dan kota lain di Indonesia sebagai Muslim Fashion Capital dunia seperti New York, London, Paris, dan Milan,” kata Ma’ruf Amin dari rilis pers yang diterima Zigi.id pada Rabu, 26 Oktober 2022.
2. Menteri Perdagangan Bicara Soal JMFW 2023
Kegiatan JMFW menjadi salah satu bentuk komitmen untuk meningkatkan penggunaan pakaian muslim produksi dalam negeri, terutama produk usaha kecil dan menengah (UKM). Tak cuma itu, hal ini juga untuk mendorong merek fesyen muslim dari seluruh Indonesia untuk bisa menembus pasar ekspor dan mewujudkan visi Indonesia sebagai pusat fesyen muslim dunia.
“Potensi pasar muslim dan modest fesyen sangat besar. Setidaknya ada dua hal yang membuat kita yakin bahwa Indonesia mampu berkiprah lebih besar lagi,” kata Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan.
Dia melanjutkan dua hal tersebut ialah populasi muslim dunia setara 25 persen total populasi dunia. Pada 2060, jumlahnya diprediksi meningkat menjadi 30 persen populasi global. Kedua, daya beli produk modest fashion meningkat 6,1 persen dalam empat tahun terakhir dan akan terus meningkat sejalan dengan pertumbuhan jumlah konsumen atau populasi.
3. Libatkan Miss Grand International 2022
JMFW tahun ini juga dikemas dengan sangat menarik. Salah satunya dengan menghadirkan Miss Grand International 2022 yang berasal dari 68 negara untuk memperagakan fesyen muslim karya desainer Indonesia.
Ali Charisma selaku National Chairman Indonesian Fashion Chamber (IFC) mengatakan bahwa industri fesyen muslim Indonesia memiliki keunikan dibanding produk serupa dari negara lain yakni mengadopsi keindahan wastra (kain) Nusantara. Keunikan ini merupakan modal fesyen muslim Indonesia untuk dapat bersaing di pasar internasional.
“Indonesia tidak hanya mampu menginspirasi dunia, tetapi juga dapat menguasai pasar global dengan potensi keragaman budaya, kearifan lokal, serta SDM yang kita miliki. Beragam kain tradisional menjadi sumber kreativitas bagi para desainer dan pelaku usaha fesyen muslim Indonesia yang tidak dimiliki negara lain. Inilah yang menjadi kunci untuk mewujudkan Indonesia sebagai kiblat fesyen muslim dunia,” jelas Ali Charisma.
4. Ada 144 Desainer
Kegiatan JMFW 2023 terdiri atas pagelaran busana (fashion show), pameran dagang (trade show), penjajakan kesepakatan dagang (business matching), dan gelar wicara (talkshow) yang menghadirkan 144 desainer/brand dengan sekitar 1000 koleksi.
Deretan desainer tersebut termasuk Deden Siswanto, Barli Asmara, Itang Yunasz, Dian Pelangi Studio, Ria Miranda, Khanaan, Vivi Zubedi, Buttonscarves & Benang Jarum, Jenna&Kaia, Nada Puspita, ZM Zaskia Mecca, Dear Dien X Atas Bawah, Ristyland by Risty Tagor, Ayu Dyah Andari, AM by Anggiasari, Irna Mutiara, Fenny Saptalia, Tiraz by Novita Yunus, Monika Jufry, dan Ina Priyono.
Ajang Jakarta Muslim Fashion Week 2023 juga didukung oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API), Persatuan Perusahaan Kosmetika Indonesia (Perkosmi), Perhimpunan Perusahaan dan Asosiasi Kosmetika Indonesia (PPA Kosmetika), serta Islamic Fashion Institute (IFI).
Baca Juga: 7 Penampilan Brand Indonesia di Paris Fashion Show, Ada Geprek Bensu
