3 Fakta Mainan Lato-lato yang Lagi Viral di Indonesia

Image title
30 Desember 2022, 17:05
Ilustrasi Mainan Lato-Lato
Unsplash
Ilustrasi Mainan Lato-Lato

ZIGI – Mainan yang populer di tahun 90-an, lato-lato atau disebut juga dengan tek-tek tengah viral di Indonesia. Bukan hanya dimainkan oleh masyarakat pada umumnya bahkan sejumlah artis dan Presiden Joko Widodo juga tidak mau kalah untuk memainkannya.

Selain mengasah fokus, permainan ini juga menguji ketangkasan seseorang. Disebabkan terbuat dari plastik yang tebal maka perlu dimainkan secara hati-hati. Lantas bagaimana awal mainan lato-lato muncul? Yuk simak sejarah permainan lato-lato yang lagi viral.

Baca Juga: LEGO dan Adidas Luncurkan Seri Superstar untuk Mainan dan Sneakers 

Awal Kemunculan Mainan Lato-Lato

Ilustrasi Mainan Lato-Lato
Photo : Amazon.com
Ilustrasi Mainan Lato-Lato

Melansir dari Groovy History, pemainan lato-lato rupanya bukan berasal dari Indonesia melainkan dari luar negeri. Belum diketahui secara pasti negara awal yang menciptakan permainan ini namun lato-lato yang awalnya bernama clackers ini sudah ada sejak akhir tahun 60-an dan awal tahun 70-an.

Seorang industrialis Turin, Clementer Martinelli mengatakan dalam sebuah wawancara di La Stampa of Turin bahwa permainan clackers ditemukan pertama kali di sebuah klinik psikiatri Norwegia sebagai bantuan untuk menyembuhkan pasien.

Seperti halnya dengan permainan lato-lato yang viral pada akhir-akhir ini, clackers juga dibuat dengan dua bola disambungkan dengan tali kemudian diberikan ring pada bagian tengah. Dulunya, bola yang digunakan pada clackers bukan terbuat dari plastik melainkan kaca temper.

Kemudian bahan diganti dengan plastik lantaran selalu pecah dan pecahan kaca tersebut berhamburan dan berisiko pemainnya terluka. Setelah beralih dengan plastik, mainan itu lebih awet dan tidak mudah pecah.

Sementara di Indonesia, permainan lato-lato baru populer di tahun 90-an. Awalnya, permainan ini muncul disertai dengan gagang yang terbuat dari plastik. Lambat laun, lato-lato hanya menggunakan ring atau cincin pada bagian tengahnya.

Kontroversi Mainan Lato-lato

Ilustrasi Mainan Lato-Lato
Photo : Instructables
Ilustrasi Mainan Lato-Lato

 

Pada tahun 1971, mainan lato-lato atau clackers sempat disebut sebagai permainan berbahaya. Pasalnya Food and Drug Administration (FDA) memberikan peringatan kepada penduduk Amerika setelah ada empat orang cedera.

Kemudian FDA melakukan sebuah tes terhadap kecepatan mainan clackers. Setelah melakukan pengujian, mainan clackers dikategorikan sebagai ‘berbahaya’ dalam pernyataan Consumer Product Safety Commission.

Sementara pada tahun 2017, permainan tersebut sempat populer di Mesir. Mainan itu dinamakan dengan Bola Sisi yang mengacu pada alat kelamin Presiden Mesir, Abdel Fattah El-Sisi. Meski populer, penjual yang menjual permainan Bola Sisi ini langsung ditangkap polisi. 

Setidaknya, polisi menyita sekitar 1.403 pasang mainan Bola Sisi. Penyitaan dan penangkapan ini dikarenakan polisi menganggap bahwa mereka yang sudah menjual maupun memainkan Bola Sisi sudah melecehkan pemerintah.

Pernah Dilombakan

Ilustrasi Mainan Lato-Lato
Photo : Write of the Middle
Ilustrasi Mainan Lato-Lato

Melansir dari New York Times, mainan clackers pernah diadakan kejuaraan yang dipelopori oleh seorang mantan petinju dan Pastor Paroki. Kejuaraan itu berlangsung di sebuah desa Calcinatello dekat Brescia, Italia. Dalam kejuaraan tersebut diikuti oleh peserta dari berbagai negara seperti Swiss, Belanda, Belgia hingga Inggris.

Peserta tidak dibatasi usia bahkan ada anak gadis berusia 7 tahun rela terbang dari Kanada untuk mengikuti perlombaan. Namun, gadis tersebut gagal masuk ke babak selanjutnya setelah kalah di menit ke-15.

Akhirnya permainan ini dimenangkan oleh seorang pemulih furniture berusia 19 tahun bernama Gualtiero Panegalli. Hadiah yang didapatkannya berupa claret lokal, salami, domba, ayam, keju dan sekeranjang buah.

Demikian fakta-fakta tentang permainan lato-lato, katto-katto atau disebut juga tek-tek yang lagi viral di Indonesia. Sempat populer di tahun 90-an, permainan lato-lato rupanya berasal dari luar negeri. 

Baca Juga: 7 Permainan Anak Khas Korea Selatan yang Muncul di Squid Game

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...