Empat Karyawan PT Inti Bangun Telah Bebas dari Penyanderaan di Papua

Ameidyo Daud Nasution
14 Mei 2023, 16:50
Kapolda Papua Irjen Mathius Fakhiri. Foto: Antara.
Antara
Kapolda Papua Irjen Mathius Fakhiri. Foto: Antara.

Polda Papua mengatakan empat pekerja proyek Tower Base Transceiver Station (BTS) PT. Inti Bangun Sejahtera yang sempat disandera kini sudah berada bersama masyarakat. Empat korban saat ini sudah mendapatkan pelayanan kesehatan di puskesmas.

Keempat pekerja sebelumnya jadi korban penyanderaan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Okbab, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua. Kapolda Papua, Inspektur Jenderal Pol Mathius D. Fakhiri mengatakan pendarahan pada korban sudah berhenti sejak Sabtu (13/5).

"Tidak ada lagi kekerasan atau penganiayaan yang dilakukan kelompok tersebut," kata Mathius dalam keterangan tertulis, Minggu (14/5).

Sebelumnya ada empat orang yang disandera KKB. Tiga korban merupakan warga pendatang dan terkena luka bacokan. Sedangkan satu sandera lainnya adalah warga asli Papua dan dalam kondisi baik.

"Yang satu mengamankan diri ke puskesmas, yang kedua ditahan, dua lainnya (bebas) atas pendekatan tokoh masyarakat dan pendeta," kata Mathius.

Kepolisian lewat kepala distrik akan membangun komunikasi dengan pelaku penganiayaan. Tujuannya, agar langkah penyelamatan dari kekerasan bisa dilakukan.

"Saya juga berkoordinasi dengan PT. IBS bagaimana menyelesaikan persoalan, termasuk apa yang dituntut," kata Kapolda.

Sebelumnya, sebanyak 4 pekerja pembangunan BTS yang dikelola BAKTI Kominfo di Okbibab, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua menjadi korban penyanderaan dan penyerangan oleh KKB pada Jumat (12/5). KKB  juga meminta uang tebusan senilai Rp 500 juta.

General Manager Network Operations and Productivity Telkomsel Region Maluku dan Papua, Agus Sugiarto memastikan yang menjadi korban penyerangan dan penyanderaan adalah seluruh karyawan PT Inti Bangun Sejahtera dan didampingi tim Diskominfo Pegunungan Bintang.

"Telkomsel menyampaikan duka cita yang mendalam atas kejadian yang menimpa karyawan PT Inti Bangun Sejahtera beserta rombongan," kata Agus, dalam keterangan resmi yang diterima Katadata.co.id, Minggu (14/5).


Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...