Harga Minyak dunia melonjak ke level tertinggi sejak Juli 2022 akibat eskalasi konflik di Timur Tengah yang mengancam pasokan dan jalur pengiriman krusial seperti Selat Hormuz.
Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) melonjak 18,98%, atau US$ 17,25 menjadi US$ 108,15 per barel sedangkan minyak Brent naik 16,19%, atau US$ 15,01 menjadi US$ 107,70.
Kuwait Petroleum Corporation mulai memangkas produksi minyak pada Sabtu (7/3) dan menyatakan keadaan kahar atau force majeure di tengah perang Iran-AS yang memanas.
Amerika Serikat mempertimbangkan pencabutan lebih banyak sanksi minyak terhadap Rusia untuk meredakan tekanan harga energi global dampak ketegangan geopolitik.
PT Pertamina (Persero) melalui PT Pertamina Patra Niaga memastikan bahwa pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) nasional saat ini berada dalam kondisi aman dan terkendali.