Jelang FIBA World Cup 2023, Pembangunan Stadion Multifungsi Sudah 74%

ANTARA FOTO/Galih Pradipta/rwa.
Foto udara sejumlah pekerja menyeleksaikan proyek pembangunan Indoor Multifunction Stadium di Kompleks GBK, Senayan, Jakarta, Selasa (27/9/2022).
Penulis: Nadya Zahira
11/1/2023, 08.43 WIB

Pembangunan Indoor Multifunction Stadium (IMS) di Kawasan Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta mencapai 74%. Pengerjaan infrastruktur ini dalam rangka menyambut gelaran FIBA World Cup 2023.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan ditargetkan tuntas seluruhnya pada Juni. Dengan begitu, bisa digunakan untuk gelaran FIBA World Cup 2023 pada Agustus.

Pembangunan infrastruktur olahraga basket tersebut juga bagian dari dukungan pembinaan atlet nasional. "Pada SEA Games lalu, basket sudah juara setelah memiliki stadion ini," ujar Basuki melalui keterangan resmi, Selasa (10/1).

“Prestasi harus lebih ditingkatkan. Jadi KPI (indikator kinerja) harus prestasi,” tambah dia.

Ia berharap, stadion yang dibangun dengan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tersebut dapat dirawat dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk pembinaan prestasi atlet Nasional.

"Kenapa konsepnya multifungsi, karena bisa untuk konser dan olahraga. Teknologinya teleskopik tribun. Lokasinya di tengah kota dengan penghijauan lebat dan parkir luas," ujarnya.

IMS berlokasi di Blok 10 Kawasan GBK Senayan di Jakarta dengan lahan seluas 30.270 m2 milik Kementerian Sekretariat Negara, di bawah pengelolaan PPK-GBK. 

Bangunannya seluas  50.398 m2. Ini mampu menampung kapasitas 16.523 penonton. 

Direktur Jenderal Cipta Karya Diana Kusumastuti mengatakan, IMS bisa juga digunakan untuk cabang olahraga lain seperti Voli, Badminton, Tenis, MMA, dan Atletik. Selain itu, bisa dipakai untuk kegiatan non-olahraga seperti konser musik, seminar, pertunjukan khusus.

Halaman:
Reporter: Nadya Zahira