Kenaikan Harga Rumah Bekas di Yogyakarta dan Denpasar Kalahkan Jakarta

Poster informasi penjualan rumah terpajang di depan rumah warga di kawasan permukiman di Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (19/11/12024).
ANTARA FOTO/Adwit Pramono/Spt.
Poster informasi penjualan rumah terpajang di depan rumah warga di kawasan permukiman di Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (19/11/12024).
25/2/2025, 19.53 WIB

PT Web Marketing Indonesia atau Rumah123 mencatat kenaikan harga rumah bekas tertinggi pada Januari 2025 ditemukan di Kota Yogyakarta yang naik hingga 9,4% secara tahunan. Provinsi kedua dengan lonjakan harga rumah tertinggi adalah Kota Denpasar

"Kenaikan harga yang signifikan di Yogyakarta dan Denpasar mencerminkan daya tarik di kota-kota dengan potensi ekonomi dan pariwisata yang kuat," kata Head of Research Rumah123, Marisa Jaya, dalam keterangan resmi, Selasa (25/2).

Marisa menemukan 10 dari 13 kota yang menjadi lokasi pengambilan data menunjukkan kenaikan harga rumah.

Sementara itu, harga rumah di Jakarta tercatat tumbuh 0,4% secara tahunan per Januari 2025 setelah sempat susut 0,3% pada bulan sebelumnya.Secara umum, harga rumah di kawasan Jabodetabek tumbuh sekitar 1% secara tahunan pada bulan lalu.

Beberapa daerah yang terdata Rumah123 adalah harga rumah di Depok yang tumbuh 1,8%, Tangerang naik 1,6%, dan Bogor naik 0,6%.

PT Web Marketing Indonesia mendata pasokan rumah bekas di dalam negeri susut 1,6% secara bulanan pada Januari 2025. Alhasil, harga rumah secara nasional tercatat tumbuh 0,2% secara bulanan atau 1,4% secara tahunan pada bulan lalu.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Andi M. Arief