Vitafoods Asia 2026 Digelar di Bangkok, Hadirkan 800 Perusahaan dari 40 Negara
Informa Markets kembali menyelenggarakan Vitafoods Asia 2026, pameran industri bahan baku, teknologi, dan inovasi untuk suplemen makanan serta produk kesehatan di Asia. Pameran berlangsung pada 2–4 September 2026 di Hall 1–3 dan 5–7 Queen Sirikit National Convention Center, Bangkok, Thailand.
Vitafoods Asia 2026 digelar di tengah meningkatnya permintaan global terhadap suplemen makanan dan produk yang berfokus pada kesehatan. Tren preventive healthcare, healthy ageing, dan longevity turut mendorong perubahan prioritas konsumen terhadap produk kesehatan dan nutrisi.
Pameran tahun ini mencakup area lebih dari 20.000 meter persegi dan mempertemukan lebih dari 800 peserta pameran dari 40 negara. Selain itu, terdapat lebih dari 10 paviliun internasional serta diperkirakan dihadiri lebih dari 16.000 pengunjung dari berbagai negara.
Chairman Informa Markets (Thailand) Manu Leopairote mengatakan Vitafoods Asia 2026 tidak hanya menjadi ajang untuk menampilkan produk dan teknologi, tetapi juga menjadi platform bagi Thailand untuk memperkuat posisinya dalam rantai pasok industri suplemen makanan di kawasan.
“Menjadi tuan rumah Vitafoods Asia di Thailand seperti membawa pusat rantai pasok ke rumah sendiri. Ini memberikan kesempatan bagi pelaku usaha Thailand untuk beralih dari pembeli menjadi produsen OEM/ODM, terhubung langsung dengan pemasok global dan pengembang teknologi, serta mengakses inovasi dan bahan baku hulu dari seluruh dunia,” kata Manu saat membuka pameran,Rabu (9/2).
Menurut dia, pameran tersebut juga membuka peluang bagi ekstrak dan tanaman herbal Thailand untuk memasuki pasar internasional. Sejumlah bahan yang dinilai memiliki potensi antara lain jahe hitam, kunyit, dan pegagan.
Selain mempertemukan pelaku industri, Vitafoods Asia 2026 juga menjadi wadah bagi pelaku usaha untuk memahami standar dan regulasi internasional serta peluang pasar. Ekosistem yang dihadirkan mencakup manufaktur, penelitian dan pengembangan atau R&D, perdagangan, logistik, wellness, hingga pariwisata kesehatan.
Sementara itu, Regional Portfolio Director ASEAN Informa Markets Rungphech Chitanuwat mengatakan perubahan perilaku konsumen turut mendorong perkembangan industri suplemen. Konsumen kini semakin memasukkan kesehatan dan nutrisi ke dalam gaya hidup sehari-hari.
“Layanan kesehatan preventif tidak lagi menjadi perhatian yang hanya diperuntukkan bagi generasi yang lebih tua. Konsumen yang lebih muda juga mulai mengambil tindakan lebih dini, sehingga menciptakan permintaan terhadap produk yang mendukung kesehatan dan kesejahteraan jangka panjang,” ujar Rungphech.
Vitafoods Asia 2026 menghadirkan sejumlah program dan area khusus, termasuk Pet Nutraceutical Zone yang menyoroti perkembangan pasar nutrisi dan kesehatan hewan peliharaan. Pameran juga menghadirkan Thailand Health Product Awards untuk menampilkan produk dan inovasi kesehatan dari pelaku usaha Thailand.
Selain itu, lebih dari 65 sesi konferensi akan membahas berbagai topik, mulai dari tren konsumen, teknologi ekstraksi, penelitian ilmiah, perkembangan regulasi, hingga strategi pemasaran.
Pameran ini juga diikuti lebih dari 10 paviliun internasional yang menampilkan inovasi dari berbagai negara, termasuk Australia, Jepang, Korea Selatan, Amerika Serikat, dan negara-negara Eropa.
Melalui penyelenggaraan Vitafoods Asia 2026, Informa Markets mempertemukan produsen, peneliti, investor, pengembang teknologi, pemasok bahan baku, dan pemilik merek dalam satu forum. Pertemuan tersebut diharapkan membuka peluang kemitraan, investasi, pertukaran pengetahuan, serta perluasan pasar di industri kesehatan dan nutrisi.
Vitafoods Asia 2026 sekaligus menjadi bagian dari upaya Thailand memperkuat posisi Bangkok sebagai titik temu industri kesehatan dan nutrisi global serta mendukung ambisi negara tersebut menjadi pusat inovasi makanan kesehatan dan ekstrak di Asia.