Netanyahu Enggan Ikuti Tump, Tolak 15 Poin Perdamaian Gaza Usulan Board of Peace

Katadata
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu
10/8/2026, 09.26 WIB
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu menolak rencana perdamaian 15 poin untuk Gaza yang didukung Amerika Serikat. Ini menandai perbedaan sikap Netanyahu dengan Presiden AS Donald Trump.
 
Netanyahu mengatakan bahwa ia sedang menghadapi gelombang rumor mengenai kelemahan Israel. Dia juga menolak tekanan AS untuk mengakhiri perang di Gaza, Lebanon, dan Iran tanpa persetujuan Israel.
 
"Israel tidak menerima dokumen 15 poin tersebut. IDF tidak akan melakukan penarikan pasukan apa pun sampai Hamas dilucuti senjatanya," kata Netanyahu pada Minggu (9/9) dikutip dari The Guardian.
 
Dewan Perdamaian yang disponsori Trump bulan lalu mengusulkan rencana 15 poin yang mengharuskan Hamas melucuti senjata dengan imbalan penarikan penuh militer Israel dari Gaza. Dewan juga mengusulkan transisi kekuasaan pada  Komite Nasional Palestina yang independen. 
 
Namun, upaya ini berpotensi gagal usai Netanyahu mengatakan bahwa ia menginginkan pelucutan senjata sepenuhnya terlebih dahulu agar kesepakatan dapat dilaksanakan.
 
Netanyahu, yang berada dalam posisi terjepit menjelang pemilihan umum Israel pada bulan Oktober serta tekanan dari kelompok garis keras diperkirakan akan memperkuat citranya sebagai pembela Israel di mata rakyatnya.
 
Israel sebelumnya telah mengisyaratkan akan menolak rencana AS. Tak lama setelah Trump mengumumkan soal langkah Dewan Perdamaian bulan lalu, Israel meningkatkan kampanye pengebomannya di wilayah Palestina.
 
Nickolay Mladenov, perwakilan tinggi dewan tersebut untuk Gaza, telah merespons pernyataan Netanyahu. Dia mengatakan kepada televisi Israel bahwa usulan Dewan Perdamaian adalah satu-satunya opsi yang tersedia untuk mencapai perdamaian.
 
"Opsi yang kami tawarkan hari ini adalah satu-satunya jalan ke depan yang menjamin tragedi ini tidak akan terulang kembali," kata Mladenov.
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.