PKS Desak Anies Segera Umumkan Cawapres, Usulkan 17 atau 18 Agustus

ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/hp.
Bakal Calon Presiden RI dari Koalisi Perubahan Anies Baswedan berpidato saat menghadiri Peringatan milad ke-21 PKS BPW Jatijaya, di Grha Wanabakti Yasa Yogyakarta, Kamis (18/5/2023).
Penulis: Ade Rosman
11/8/2023, 21.34 WIB

PKS mendorong bakal calon presiden Koalisi Perubahan untuk Persatuan, Anies Baswedan, untuk segera menentukan cawapres pendampingnya dalam Pilpres 2024. Ketua DPP PKS Al Muzzammil Yusuf mengatakan partainya menyarankan agar Anies mengumumkan cawapresnya pada Agustus ini.

"Jadi menurut kami momentum untuk pengumuman capres memang perlu segera. Bagus jika bulan Agustus ini. Sejalan dengan momentum 17 Agustus Kemerdekaan RI, dan 18 Agustus hari konstitusi," kata Muzzammil dalam keterangannya, Jumat (11/8).

Menurutnya, pengumuman pendamping Anies perlu disegerakan agar memberikan kepastian pada rekan koalisi dan publik yang menanti. Terlebih, waktu jelang kontestasi tak lama lagi.

Sementara itu beberapa hasil survei yang cenderung menunjukkan kurang positif lantaran publik masih meragukan kepastian calon untuk maju atau tidak nantinya. "Momentum untuk konsolidasi berbagai kelompok masyarakat pendukung Anies juga semakin terbatas waktu," katanya.

Ia juga menilai posisi partai, para elite politik dan tokoh nasional telah terbaca bila merujuk pada sumber informasi yang beredar belakangan.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono pun menyampaikan hal senada. Ia menagih kejelasan pada Anies terkait calon wakil presiden yang akan mendampinginya.

"Seringkali kami mengatakan bahwa ketidakpastian, ketidakjelasan itu yang sering membuat orang tidak optimal, begitu pula masyarakat kita, masyarakat menunggu sebetulnya ini bagaimana kualitas perubahan ini," kata AHY di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta Pusat, Jumat (11/8).

Selain PKS dan Partai Demokrat, KPP juga diprakarsai oleh Partai NasDem. Ketiganya berkomitmen mendorong mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut sebagai salah satu calon Presiden 2024. Namun hingga kini Anies belum mengumumkan siapa cawapres pendampingnya.

AHY mengatakan, dalam komunikasi yang dijalin antara tiga partai koalisi, Partai Demokrat kerap menyampaikan akan pentingnya waktu. "Demokrat juga termasuk yang terdepan untuk mengatakan waktu itu sangat berharga, waktu sangat berharga, kami ingin segera melakukan berbagai hal yang efektif tepat sasaran," katanya.

Meski begitu, AHY mengaku nama cawapres telah dikantongi Anies, dan tinggal menunggu waktu yang tepat untuk diumumkan. "Kami tunggu, tetapi tentunya kami juga memahami bahwa dinamika konstelasi politik terus bergerak, yang jelas kami ingin sukses dalam pemilu ini, bukan hanya sekadar ikut-ikutan," katanya.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Ade Rosman