Gestur Unik Ganjar Beri Salam Rahayu dan Anies Berbahasa Isyarat

ANTARA FOTO//M Risyal Hidayat/tom.
Capres-cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto (ketiga kanan) dan Gibran Rakabuming Raka (kanan) bersalaman dengan capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo (kiri) usai Debat Keempat Pilpres 2024 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Minggu (21/1/2024).
Penulis: Amelia Yesidora
Editor: Yuliawati
4/2/2024, 20.33 WIB

Debat terakhir calon presiden kali ini dimulai dengan paparan visi misi calon presiden nomor urut dua, Prabowo Subianto. Saat pembukaan paparan yang unik dari dua kubu lain, yakni capres nomor urut tiga Ganjar Pranowo dan capres nomor urut satu Anies Baswedan.

Seperti biasa, Ganjar Pranowo memulai paparannya dengan salam. Kali ini, ia menyampaikan salam berbeda dengan tiga paslon lain. Mantan Gubernur Jawa Tengah ini menyertakan rahayu dalam penutup salamnya.

Melansir buku Strategi Komunikasi Departemen Kebudayaan dan Pariwisata karya Suciati, rahayu artinya sejahtera atau salam. Kamus Besar Bahasa Indonesia mendefinisikan rahayu sebagai kata selamat dan tentram.

Usai Ganjar, Anies Baswedan yang mendapat giliran memaparkan visi dan misi. Calon presiden nomor urut satu, Anies Baswedan, memulai debat calon presiden dengan cara berbeda. Ia menggunakan bahasa isyarat sebelum memaparkan visi misinya.

Anies mengetuk jam tangannya dengan telunjuk, kemudian menyatukan jempol dan telunjuk masing-masing tangannya. Kedua tangannya kemudian bergerak memutar dari depan ke belakang.

Dalam bahasa isyarat, gestur mengetuk pergelangan tangan berarti waktu. Gerakan tangan memutar dari depan ke belakang artinya berubah atau perubahan. Maka, gestur tangan Anies berarti waktunya perubahan.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Amelia Yesidora