Prabowo Siapkan 15.000 Hunian Danantara di Aceh Tamiang, Target Rampung 3 Bulan

Katadata
Prabowo Subianto meninjau Huntara yang dibuat Danantara di Aceh Tamianng, Kamis (1/1)
Penulis: Andi M. Arief
1/1/2026, 18.40 WIB

Presiden Prabowo Subianto menargetkan sebanyak 15.000 rumah besutan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) yang disebut Rumah Hunian Danantara (Huntara) akan diberikan pada warga terdampak banjir di Aceh Tamiang pada Maret 2026. Pembangunan Huntara sudah dimulai sejak Rabu (24/12). 

Untuk tahap awal, Prabowo berencana memberikan 600 rumah pertama besutan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau Danantara yang disebut Rumah Hunian Danantara atau Huntara pada pekan depan, Kamis (8/1). Hunian tersebut akan dilengkapi dengan fasilitas umum dan fasilitas sosial, seperti klinik, taman bermain, akses internet, dan listrik secara gratis. 

"Danantara Indonesia membuktikan kita bisa mebangun 600 hunian dengan cepat. Semua pihak telah bekerja dengan gemilang," kata Prabowo dalam keterangan resmi, Kamis (1/1).

CEO Danantara Rosan Roeslani menjelaskan rumah modular yang dibangun bukan solusi jangka pendek. Menurut dia hunian yang diberikan merupakan rumah permanen dengan memperhatikan kualitas dan keberlanjutan tetap. 

Secara  rinci, rumah gratis untuk masyarakat terdampak di Aceh Tamiang dibangun di atas lahan yang diberikan oleh PT Perkebunan Nusantara III. Sementara itu, tujuh BUMN Karya terlibat dalam proses konstruksi yang dipimpin oleh PT Hutama Karya.

Di samping itu, PT Perusahaan Listrik Negara dan PT Telkom Indonesia akan menyediakan listrik dan jaringan internet gratis di lingkungan perumahan tersebut. Terakhir, lima bank milik negara memberikan dukungan pembiayaan dan kebutuhan logistik dalam masa konstruksi.

"Hunian ini menjadi jembatan penting menuju fase hunian permanen dan pemulihan ekonomi masyarakat," kata Rosan.

Sebelumnya, Bupati Aceh Tamiang Armia Fahmi mencatat jumlah rumah yang terdampak banjir akhir November 2025 mencapai 37.888 unit. Jumlah rumah terdampak banjir masih dapat bertambah lantaran sifat data tersebut masih dinamis.

Namun total rumah yang tercatat habis tersapu banjir sejauh ini mencapai 4.839 unit.  Sementara itu, sebanyak struktur dalam 8.509 rumah tercatat rusak atau masuk dalam kategori rusak berat. 

Mayoritas atau hampir separuh rumah terdampak banjir dikategorikan rusak ringan. Adapun 9.366 unit rumah di Aceh Tamian tercatat rusak sedang.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Andi M. Arief