Empat Mahasiswa Indonesia Raih Penghargaan di EuroMUN 2026 Belanda

istimewa
Empat mahasiswa Indonesia berhasil meraih penghargaan dalam ajang European Model United Nations 2026 atau EuroMUN 2026 yang berlangsung di Maastricht, Belanda, pada 14–17 Mei 2026.
Penulis: Ira Guslina Sufa
24/5/2026, 10.13 WIB

Empat mahasiswa Indonesia berhasil meraih penghargaan dalam ajang European Model United Nations 2026 atau EuroMUN 2026 yang berlangsung di Maastricht, Belanda, pada 14–17 Mei 2026. Keempat mahasiswa tersebut yakni Rebecca Raphael Angelica Simorangkir dari Universitas Sanata Dharma, Nisriinaa Alyaa dari Universitas Brawijaya, Calista Trina Winata dari Universitas Padjadjaran, serta Lenka Melinda Florienka dari Politeknik Negeri Malang.

Nisriinaa meraih penghargaan Best Delegate untuk komite North Atlantic Treaty Organization (NATO). Ia mengaku pengalaman mengikuti kompetisi internasional tersebut menjadi momen penting dalam hidupnya.

“Ini merupakan pengalaman sekali seumur hidup yang saya tahu betul tidak akan terulang, dan saya bersyukur bisa mendapatkan prestasi terbaik di kompetisi berskala internasional dengan seluruh pendampingan yang diberikan,” ujar Nisriinaa dalam keterangan tertulis, yang dikutip Minggu (24/5). 

EuroMUN dikenal sebagai salah satu konferensi Model United Nations (MUN) paling bergengsi di Eropa. Tahun ini, ajang tersebut mengusung tema Responsibility for the Future, the Power of Dialogue dan diikuti sekitar 250 mahasiswa dari 40 negara. 

Selama empat hari, para peserta berkompetisi dalam simulasi sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa dengan menguji kemampuan akademik, diplomasi, negosiasi, hingga public speaking di Fakultas Hukum Universitas Maastricht. Sebelum berangkat ke Belanda, para peserta yang tergabung dalam Delegasi Djarum Foundation menjalani pelatihan intensif MUN selama enam bulan. 

Deputy Program Director Bakti Pendidikan Djarum Foundation, Felicia Hanitio mengatakan program tersebut menjadi bagian dari upaya membangun karakter dan kepemimpinan mahasiswa Indonesia.

“Program ini dirancang untuk memberikan kesempatan bagi Beswan Djarum dalam mengembangkan kemampuan dan menguji kapasitas mereka di tingkat internasional,” ujar Felicia.

Selain Nisriinaa, Rebecca juga meraih penghargaan Best Delegate untuk komite Disarmament and International Security Committee (DISEC). Mahasiswi jurusan Sastra Inggris itu mengaku bersyukur dapat bersaing dengan delegasi dari berbagai negara meski tidak berasal dari jurusan hubungan internasional.

“Walaupun bukan berlatar belakang jurusan hubungan internasional, saya sangat bersyukur bisa bersaing dan meraih prestasi terbaik di antara delegasi lain yang datang dari berbagai negara,” kata Rebecca.

Penghargaan Best Delegate merupakan apresiasi tertinggi dalam konferensi MUN. Penilaian diberikan berdasarkan kemampuan peserta dalam bernegosiasi, mewakili negara yang ditugaskan, aktif dalam diskusi, serta memahami agenda persidangan.

Prestasi Delegasi Djarum Foundation juga dilengkapi oleh Calista yang memperoleh penghargaan Honourable Mention pada komite APEC serta Lenka yang menerima Verbal Commendation pada komite European Parliament (EP). Secara keseluruhan, terdapat 10 mahasiswa yang tergabung dalam Delegasi Djarum Foundation di EuroMUN 2026. 

Selain empat peraih penghargaan, delegasi lainnya berasal dari Universitas Sriwijaya, Universitas Kristen Maranatha, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel, IPB University, dan Universitas Lambung Mangkurat.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.