Presiden Prabowo Puji Kabinet Merah Putih Bekerja Tanpa Libur
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memuji dedikasi seluruh jajaran Kabinet Merah Putih yang dinilai terus bekerja tanpa mengenal tanggal merah atau hari libur.
"Hari ini hari penting. Walaupun hari libur, kami berjuang untuk rakyat. Memang di Kabinet Merah Putih, mungkin hampir tidak ada tanggal merah dan itu risiko. Risiko pengabdian,” kata Presiden Prabowo di Kabupaten Jembrana, Bali, Selasa (25/8)m
Pernyataan itu disampaikan Presiden menyusul peluncuran program strategis PLTS 100 GWp yang berlangsung pada hari libur nasional peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
“Tapi yang tidak sanggup boleh minggir, banyak yang ingin menggantikan saudara,” ujar kepala negara menyinggung jajaran yang tidak sanggup dengan ritme kerjanya.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo secara langsung menguji dan meminta kesiapan para menteri serta pimpinan lembaga untuk merealisasikan target pembangunan PLTS 100 GWp dalam kurun waktu dua hingga tiga tahun ke depan.
"Menteri ESDM, siap? Kepala Danantara, siap mendukung? Menteri Ekonomi, siap untuk mengkoordinasi semua? Dirut PLN, siap? Dirut Pertamina, siap? Yang semangat, kita buktikan lagi, nanti tiga tahun lagi kita kumpul lagi, kita selalu bicara dengan bukti," ujarnya.
Presiden Prabowo mengaku bangga dengan prestasi serta keberanian para petugas dan menteri di lapangan dalam merespons cepat berbagai tantangan, mulai dari mitigasi bencana alam hingga akselerasi target swasembada pangan.
"Dulu, swasembada pangan saya beri target empat tahun. Tapi, tim ekonomi dan tim pertanian berhasil memenuhinya dalam satu tahun," ujar dia.
Keberhasilan tersebut mengarahkan optimisme target pembangunan PLTS 100 GWp dapat diraih lebih cepat.
Prabowo menjanjikan penganugerahan tanda kehormatan bintang negara bagi para pejabat Kabinet Merah Putih dan tim yang mampu melampaui target tersebut.
Presiden Prabowo mengambil contoh kepemimpinan dan integritas pengelola Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) serta BUMN.
Dia menilai kepemimpinan yang jujur dan berjiwa patriotik berhasil membalikkan kondisi BUMN yang semula merugi puluhan tahun menjadi untung hingga naik pendapatannya ratusan persen dalam kurun waktu kurang dari dua tahun.