Kronologi Penembakan di Papua: 3 Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya Tewas

Katadata
Kronologi Penembakan di Papua
Penulis: Anggi Mardiana
Editor: Safrezi
14/9/2026, 08.27 WIB

Kronologi penembakan di Papua kembali menjadi perhatian setelah tiga pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya tewas ditembak di Kampung Muliama, Distrik Muliama, Papua Pegunungan, Rabu (9/9/2026). Ketiganya diserang ketika rombongan dalam perjalanan kembali menuju Wamena setelah menjalankan tugas di wilayah tersebut. 

Peristiwa ini masih dalam penyelidikan aparat. Polisi menyebut dugaan awal mengarah kepada kelompok bersenjata (KKB) dari wilayah Nduga, tetapi identitas pelaku belum ditetapkan karena penyidik masih mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti. 

Kronologi Penembakan di Papua 

Kronologi Penembakan di Papua (Katadata)

Berdasarkan keterangan Satgas Operasi Damai Cartenz dan aparat setempat, rombongan yang berjumlah 11 orang sebelumnya melakukan peninjauan kegiatan cetak sawah di Distrik Muliama. Rombongan kemudian bergerak kembali menuju Wamena setelah menyelesaikan kegiatan.

Penembakan terjadi sekitar pukul 15.53 WIT di Kampung Muliama. Menurut hasil pendalaman awal aparat, rombongan tersebut diduga dihadang kelompok bersenjata. Delapan orang yang berada dalam rombongan kemudian dipisahkan dari tiga pegawai Dinas Pertanian yang menjadi korban. 

Ketiga pegawai yang ditembak. Mereka yaitu AR (49), Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Jayawijaya; WB (24), pegawai perempuan; dan AAM (35), pegawai laki-laki. AR dan AAM meninggal di lokasi, sedangkan WB sempat mendapat penanganan di RSUD Wamena sebelum akhirnya meninggal dunia. 

Penyelidikan Penembakan di Papua Masih Berlangsung

Setelah menerima laporan, personel gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz dan Polres Jayawijaya bergerak ke lokasi. Aparat melakukan pengamanan serta penyisiran di sekitar tempat kejadian, termasuk area Puskesmas Muliama. Delapan orang yang selamat dari rombongan juga dimintai keterangan sebagai saksi. 

Dalam olah tempat kejadian perkara pada Kamis (10/9/2026), polisi menemukan selongsong peluru kaliber 5,56 mm dan 9 mm. Keterangan saksi juga menyebut adanya pelaku yang membawa senjata api laras panjang. Temuan tersebut kini menjadi bagian dari penyelidikan untuk mengidentifikasi senjata dan pihak yang bertanggung jawab. 

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026 Irjen Pol Faizal Ramadhani menyampaikan dugaan sementara mengarah kepada kelompok bersenjata dari wilayah Nduga. Namun, polisi menegaskan masih mendalami identitas pelaku dan belum ingin terburu-buru menetapkan pihak yang bertanggung jawab sebelum seluruh keterangan dan bukti diperiksa.

Sementara itu, satu korban, Wili Mbuik, telah dievakuasi ke Jayapura dan selanjutnya dijadwalkan diterbangkan ke Kupang, Nusa Tenggara Timur, untuk dimakamkan. Dua jenazah lainnya masih berada di Wamena berdasarkan keterangan kepolisian pada 10 September 2026. 

Kronologi penembakan di Papua, Muliama menunjukkan bahwa tiga pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya menjadi korban setelah rombongan mereka diduga dihadang kelompok bersenjata saat perjalanan pulang. Aparat masih melakukan penyelidikan untuk memastikan identitas pelaku, motif, serta rangkaian kejadian secara menyeluruh.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.