Prabowo Dikabarkan Reshuffle Kabinet: Sugiono jadi Menko PMK, Menperin Diganti
Presiden Prabowo akan melantik Komjen Pol. Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri hari ini. Bersamaan dengan itu, Prabowo dikabarkan akan melantik sejumlah pejabat baru
Kabar yang beredar, nama-nama pejabat lain yang akan dilantik antara lain Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang akan menjadi Kepala Staf Presiden. Listyo sebelumnya adalah Kapolri yang digantikan Suyudi.
"Rencana demikian, calon Kapolri yang baru akan dilantik oleh Bapak Presiden," kata Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Kamis (1/10).
Selain itu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno juga kabarnya akan digantikan Menteri Luar Negeri Sugiono. Saat ini Sugiono sudah terlihat datang di Istana Kepresidenan.
Nama lainnya adalah Sekretaris Jenderal Partai Golkar Sarmuji yang akan menggantikan rekan separtainya Agus Gumiwang Kartasasmita sebagai Menteri Perindustrian. Kabar ini juga dibenarkan seorang politikus Partai Golkar kepada Katadata.co.id.
Sedangkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dikabarkan akan rangkap jabatan baru yakni Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Energi.
Prabowo juga akan mengisi posisi Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) usai ditinggal Silmy Karim yang tersandung kasus di Komisi Pemberantasan Korupsi. Sebagai ganti Silmy, Prabowo menunjuk Komjen Pol. Karyoto sebagai Wamen Imipas.
Selain itu, Presiden akan menunjuk pucuk pimpinan lembaga baru yakni Komjen Pol. Dedy Prasetyo untuk memimpin Kepala Badan Reformasi Agraria Nasional. Dedy sebelumnya adalah Wakil Kapolri.
Rencana reshuffle ini sebelumnya disampaikan sendiri oleh Prabowo. Dia membuka kemungkinan dirinya melakukan kocok ulang kabinet menjelang dua tahun pemerintahannya.
Prabowo mengatakan, periode dua tahun merupakan waktu yang cukup bagi para menteri untuk menunjukkan kinerjanya. Dua tahun pemerintahan Prabowo akan jatuh pada bulan depan.
"Saya kira (pergantian) itu sesuatu yang logis. Dua tahun, jadi masing-masing sudah punya waktu untuk membuktikan kemampuannya dan sebagainya," kata Prabowo dalam tayangan sesi wawacana ‘Presiden Prabowo Menjawab’, dikutip dari kanal Youtube Prabowo Subianto pada Kamis (17/9).