Prabowo Terima Presiden FIFA di Istana, Bahas Investasi Infrastruktur Sepak Bola

ANTARA FOTO/Galih Pradipta/agr
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir (kanan) bersama Presiden FIFA Gianni Infantino (kiri) menjawab pertanyaan wartawan usai bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (5/10/2025).
5/10/2026, 18.27 WIB

Presiden Prabowo Subianto bersama Presiden FIFA Gianni Infantino membahas strategi pengembangan sepak bola Indonesia melalui investasi infrastruktur olahraga. Keduanya membicarakan pengembangan stadion, lapangan sepak bola, hingga fasilitas olahraga di sekolah saat pertemuan di Istana Merdeka Jakarta pada Senin (5/10).

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir, mengatakan pembahasan tersebut mencakup komitmen pemerintah untuk memperkuat pembangunan olahraga nasional. “Sepak bola sangat penting, dan olahraga sangat penting untuk pembangunan karakter bangsa. Karena itu, Bapak Presiden memiliki komitmen penuh untuk membangun olahraga secara nasional. Hal ini menjadi bagian penting dalam pembangunan bangsa,” kata Erick setelah forum pertemuan.

Prabowo dan Infantino juga membahas rencana investasi pada berbagai fasilitas sepak bola di Indonesia. Pengembangan infrastruktur dinilai menjadi bagian dalam strategi pertumbuhan sepak bola Indonesia. FIFA akan berkolaborasi dengan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dalam berbagai proyek pengembangan tersebut.

“Bapak Presiden akan mendorong sesegera mungkin, seperti yang telah dijanjikan kepada Presiden Gianni Infantino, agar fasilitas olahraga yang ada di daerah maupun di pusat segera dikerjasamakan dengan klub-klub olahraga sebagai bagian dari pembangunan karakter bangsa,” ujar Erick.

Pemerintah juga akan mendorong pemanfaatan fasilitas olahraga yang berada di daerah maupun pusat melalui kerja sama dengan klub-klub olahraga. Kerja sama tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemanfaatan fasilitas sekaligus mendukung pembinaan olahraga.

Pengelolaan stadion oleh klub menjadi salah satu hal yang dibahas dalam pertemuan tersebut. FIFA mendorong klub untuk mengelola dan mengoperasikan stadion sehingga fasilitas tersebut dapat menghasilkan pendapatan bagi klub.

Presiden FIFA, Gianni Infantino, menjelaskan pendapatan dari pengelolaan stadion dapat digunakan klub untuk meningkatkan investasi di sektor sepak bola. Model tersebut dapat membantu klub mengembangkan fasilitas, pembinaan pemain, serta kegiatan sepak bola secara berkelanjutan.

Infantino juga menilai Indonesia perlu memperkuat pengembangan sepak bola di tingkat sekolah. Pengembangan sepak bola sekolah dapat memperluas basis pembinaan pemain muda dan memperkuat jalur pengembangan talenta sepak bola nasional.

“Kami berdiskusi mengenai strategi dan visi umum Indonesia, termasuk investasi pada stadion, lapangan sepak bola, sekolah, serta berbagai hal yang berkaitan dengan olahraga dan sepak bola. Kami akan bekerja sama dengan federasi dalam berbagai proyek tersebut,” kata Infantino.

“Itulah rencana yang kami miliki. Klub-klub perlu bekerja sama untuk mengelola stadion, mengoperasikan stadion, dan menghasilkan lebih banyak pendapatan sehingga mereka dapat melakukan lebih banyak investasi.”

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Muhamad Fajar Riyandanu