Presiden Prabowo Jamu Sekjen PBB Antonio Guterres di Hambalang
Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan kerja Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB) Antonio Guterres di kediaman pribadi presiden di Hambalang, Minggu, (18/10).
Pemerintah menyebut pertemuan itu sebagai upaya memperkuat dialog dan kemitraan antara Indonesia dan PBB. Pertemuan tersebut juga menegaskan pentingnya kerja sama internasional dalam mendorong perdamaian, stabilitas, dan penyelesaian berbagai persoalan global melalui pendekatan multilateral.
Sekretariat kabinet mengungkapkan, ada beberapa hal yang disampaikan Guterres dalam pertemuannya kali ini. Pertama, dia mengapresiasi atas kepemimpinan politik luar negeri Indonesia di bawah Presiden Prabowo Subianto.
Kedua, Guterres berpamitan menjelang berakhirnya masa jabatan sekjen PBB pada Desember nanti. Terakhir, Guterres mengapresiasi langkah Presiden Prabowo dalam usaha melaksanakan ketertiban dunia serta langkah nyata Indonesia membantu rakyat Palestina.
“Sesuai jadwal, Sekjen PBB Antonio Guterres akan bermalam di kediaman Hambalang milik Presiden Prabowo. Pertemuan ini menegaskan eratnya komunikasi dan kemitraan Indonesia dengan PBB dalam memperjuangkan perdamaian, memperkuat stabilitas global, serta mendorong terciptanya tatanan dunia yang lebih adil dan sejahtera,” tulis akun Instagram resmi Sekretaris Kabinet, dikutip Senin (19/10).
Presiden Prabowo menyambut langsung kedatangan Guterres saat turun dari kendaraan. Keduanya lalu berjalan menuju pendopo kediaman Prabowo untuk melaksanakan sesi foto bersama.
Setelah prosesi penyambutan, Presiden Prabowo dan Guterres melanjutkan agenda dengan menggelar pertemuan bilateral bersama delegasi masing-masing. Pertemuan tersebut membahas sejumlah isu strategis serta upaya memperkuat komunikasi dan kerja sama multilateral dalam menghadapi berbagai tantangan global.
Sebelumnya, Prabowo dan Guterres juga pernah menggelar pertemuan bilateral. Pertemuan itu berlangsung seusai presiden menyampaikan pidato pada Konferensi Internasional Tingkat Tinggi untuk Penyelesaian Damai atas Masalah Palestina dan Implementasi Solusi Dua Negara di Gedung Sekretariat PBB, New York, Amerika Serikat, pada Senin, 22 September 2025.
Guterrea sebelumnya tiba di Indonesia melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Sabtu (17/10). Selama berada di Indonesia, Guterres dijadwalkan menjalani sejumlah agenda penting. Salah satunya adalah pertemuan dengan kepala negara.
Kunjungan ini berlangsung di tengah berbagai tantangan global yang membutuhkan dialog dan kerja sama antarnegara. Pertemuan Guterres dengan Presiden Prabowo akan menjadi kesempatan bagi Indonesia dan PBB untuk memperkuat komunikasi serta bertukar pandangan mengenai persoalan yang menjadi perhatian bersama.
Melalui kunjungan ini, Indonesia dan PBB memiliki ruang untuk mempererat kemitraan dalam mendukung perdamaian, pembangunan, dan penguatan kerja sama multilateral.