Prabowo Sebut Indonesia punya 5 IUP Senilai Rp 5.400 Triliun
Presiden Prabowo Subianto mengatakan Indonesia memiliki lima izin usaha pertambangan (IUP) atau konsesi tambang dengan nilai mencapai ribuan triliun. Dia menyebut nilai tersebut dihitung berdasarkan cadangan terbukti (proven).
“Lima IUP memiliki cadangan proven yang sudah didasarkan studi JORC nilainya Rp 5400 triliun atau US$ 300 miliar,” kata Prabowo dalam Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (Rakortas TPAKD) di Jiexpo Kemayoran, Kamis (22/10).
JORC merupakan sebuah kode Australasia untuk Pelaporan Hasil Eksplorasi, Sumber Daya Mineral, dan Cadangan Bijih. Prabowo tak merincikan jenis komoditas untuk kelima konsesi tersebut, apakah pertambangan mineral, batu bara, atau migas.
Dia hanya mengatakan kelima potensi bernilai besar ini masih berada di bawah tanah. Kendati demikian, dia menyebut dengan 5 konsesi ini membuktikan bahwa Indonesia merupakan negara yang sangat kaya.
Menurutnya nasib pengelolaan cadangan ini ada di tangan pemerintah, baik itu tingkat pusat hingga desa. Baginya, pemerintah harus bertanggung jawab kepada rakyat.
“Kita tidak boleh terlalu mudah membagi-bagikan konsesi, harus teliti (dan memberikan) kepada (pihak) yang kita percaya punya kemampuan untuk menjalankan,” ujarnya.
Prabowo menyebut hal ini diperlukan agar sumber daya alam Indonesia bisa dikerjakan dengan baik. Sebab dia menyebut acap kali konsesi di Indonesia sudah diberikan puluhan tahun namun tidak digarap.
“Inilah yang sedang kita tertibkan,” ucapnya.
Cadangan emas baru di Papua
Presiden Prabowo Subianto sebelumnya telah menyampaikan tim ekspedisi lintas-lembaga yang dipimpin oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) telah menemukan cadangan emas dan cadangan sejumlah mineral baru di daerah pegunungan di Papua. Temuan baru itu baru dilaporkan beberapa jam sebelum Presiden berpidato dalam acara peluncuran mandatori B50 di Rest Area KM 57 Tol Jakarta-Cikampek, Karawang, Jawa Barat, Kamis (9/7).
"Ekspedisi ilmiah kita baru bekerja, kalau tidak salah, baru berjalan 2 atau 3 minggu di pegunungan Papua, tim dari BRIN dengan beberapa universitas, dibantu TNI, menemukan cadangan emas dan cadangan mineral-mineral yang sangat besar," kata Prabowo saat acara peluncuran B50 di hadapan sejumlah pejabat negara dan perwakilan dari dunia usaha.
Oleh karena itu, Presiden Prabowo mengajak seluruh kalangan untuk membangun rasa optimisme yang sama terhadap masa depan Indonesia.
"Masa depan kita sangat baik, sangat cerah. Tinggal kita sekarang merintis terus, meneruskan apa yang sudah dirintis pendahulu kita. Menjaga bangsa kita, menjaga Republik kita, menjaga kebaikan, mengurangi ketidakbaikan. Kita harus hentikan korupsi, harus kita hentikan penyelundupan, harus kita hentikan narkotika, harus kita hentikan judol (judi online)," ujar Presiden.
Dalam acara yang sama, tidak hanya temuan cadangan emas dan mineral baru, Prabowo juga mengungkap cadangan batu bara Indonesia yang masih banyak jumlahnya.
Presiden juga menyebut adanya ladang-ladang gas alam baru di Blok Andaman, lepas pantai Aceh. Kemudian cadangan gas melimpah di Masela, Maluku Barat Daya.