Kemenhub Usul WFA 21-22 Desember dan 4 Januari Cegah Macet Nataru

ANTARA FOTO/Dedhez Anggara/sg
Sejumlah kendaraan melintas di Jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) Majalengka, Jawa Barat, Rabu (24/12/2025).
Editor: Yuliawati
27/10/2026, 17.22 WIB

Kementerian Perhubungan atau Kemenhub mengusulkan skema kerja dari mana saja atau work from anywhere (WFA) menjelang libur Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 atau Nataru.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Aan Suhanan, mengatakan usulan penerapan work from anywhere (WFA) tersebut akan dibahas lebih lanjut dalam rapat koordinasi bersama Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK).

"Tadi usulannya tanggal 21-22 di awal ya, kemudian tanggal 4 di akhir dan seterusnya," kata Aan dalam konferensi pers Persiapan Masa Angkutan Nataru 2026/2027 di Kantor Kemenhub, Jakarta Pusat, Selasa (27/10).

Aan juga memperkirakan puncak arus mudik Nataru 2026 terjadi pada 23 Desember 2026. Sementara itu, puncak arus balik diprediksi berlangsung pada 3 Januari 2027.

Kemenhub juga akan membagikan mudik gratis jelang natal 2026 dan tahun baru 2027 mendatang. Periode mudik jalur darat itu juga ditargetkan menyasar 2.882 penumpang ke 10 kota Jawa.

Perjalanan ke 10 kota itu yakni Solo, Wonosobo, Semarang, Wonogiri, Cilacap, Purwokerto, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Madiun.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Aan Suhanan menyampaikan pendaftaran program mudik gratis Nataru 2026 akan dibuka secara online pada 2 Desember 2026. Pendaftaran berlangsung 12–21 Desember 2026, sedangkan keberangkatan dijadwalkan pada 22 dan 23 Desember 2026.

“Untuk di darat kami menyiapkan 70 bus untuk 10 kota tujuan,” kata Aan.

Aan mengatakan, program mudik gratis Nataru hanya melayani perjalanan keberangkatan. Kemenhub mengevaluasi pelaksanaan tahun lalu yang dinilai belum maksimal.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Nur Hana Putri Nabila