Prabowo Beri Bonus Rp 3 M untuk Peraih Medali Emas Asian Games dan Para Games

ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha/nz
Pelari Indonesia Partin berselebrasi membawa bendera usai finis pertama pada nomor lari 100 meter putra T63 Atletik Asian Para Games 2026 di Stadion Paloma Mizuho, Nagoya, Aichi, Jepang, Jumat (23/10/2026).
Penulis: Mela Syaharani
Editor: Agustiyanti
29/10/2026, 18.20 WIB

Presiden Prabowo Subianto memberikan bonus senilai Rp 3 miliar kepada atlet peraih medali emas, baik di ajang Asian Games ataupun Asian Para Games 2026.

Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir mengatakan, bonus tersebut ini diberikan untuk mengapresiasi perjuangan para atlet yang mengibarkan bendera di Asia. 

"Apresiasi beliau berikan dengan langsung menyerahkan bonus Rp 3 miliar untuk peraih medali emas. Tetapi untuk ganda atau berdua itu nilainya (masing-masing) Rp 2,4 miliar dan yang beregu nilainya (masing-masing) Rp 1,5 miliar,” kata Erick dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan, Kamis (29/10). 

Dia menyebut, bonus ini sudah diberikan langsung kepada para atlet sejak kemarin dan pagi ini. Transfer bonus dilakukan langsung oleh Kementerian Keuangan kepada rekening para atet. Erick menyampaikan, setiap ketua cabang olahraga sudah mengecek masuknya dana tersebut. 

“Total anggaran bonus senilai Rp 158, 3 miliar. Dimana Rp 61,1 miliar untuk Asian Games dan Rp 97,2 miliar untuk atlet Asian Para Games,” ujarnya.

Erick mengatakan, bonus ini diberikan untuk membangun legacy kepada atlet agar bisa ditabung untuk masa depan mereka.

Menurut dia, bonus ini bisa menepis stigma bahwa masa depan atlet suram. Prabowo menyebut ini merupakan bagian dari upaya membangun karakter bangsa, sekaligus membuka lapangan kerja. 

“Presiden tadi menekankan juga akan terus membangun keolahragaan berkelanjutan di sekolah-sekolah,” ujarnya.

Erick mengatakan, para atlet juga akan lebih dini dipersiapkan untuk mengikuti Olimpiade yang akan digelar pada 2028. Pusat pelatihan nasional untuk para atlet pada sejumlah cabang unggulan seperti angkat besi, panjat tebing, bulu tangkis, panahan, akan mulai dipersiapkan tahun ini. 

“Jadi tidak lagi 6 bulan sebelumnya tapi tahun ini. Terima kasih dari Pak Menkeu yang boleh menggunakan anggaran multi-years sekarang,” katanya.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Mela Syaharani