Elon Musk Sebut Tesla Segera Luncurkan Mobil Terbang

Instagram @elonmusk
Elon Musk
Penulis: Desy Setyowati
4/11/2025, 09.29 WIB

CEO Tesla Elon Musk mengisyaratkan bahwa Tesla akan segera meluncurkan mobil terbang dalam beberapa bulan ke depan.

Dalam acara podcast ‘The Joe Rogan Experience’ pada Jumat (31/10), Elon Musk bercerita tentang banyak topik, termasuk pengembangan Tesla Roadster.

"Kami hampir mendemonstrasikan prototipenya (mobil terbang)," kata Elon Musk kepada Rogan. "Dan saya rasa ini akan, satu hal yang bisa saya jamin adalah demo produk ini akan tak terlupakan."

Rogan bertanya kepada Elon Musk bagaimana peluncuran mobil terbang percontohan Tesla bisa menjadi hal yang tak terlupakan.

"Entah itu baik atau buruk, itu akan tak terlupakan," kata Elon Musk. "Teman saya, Peter Thiel (mantan CEO PayPal), pernah berpikir bahwa masa depan seharusnya memiliki mobil terbang, tetapi kita tidak memilikinya."

Rogan menanyakan detail spesifik tentang teknologi mobil terbang tesla. Elon Musk hanya mengatakan bahwa peluncurannya berpotensi menjadi yang paling berkesan.

“Mobil terbang itu diharapkan akan diluncurkan dalam beberapa bulan,” ujar orang terkaya di dunia versi Forbes dan Bloomberg itu.

"Kami harus memastikannya berfungsi," katanya. "Begini, ini teknologi gila, gila sekali.”

Pendapatan Tesla Rekor tapi Laba Anjlok

Tesla mencatatkan rekor pendapatan yakni US$ 28 miliar atau naik 12% secara tahunan alias year on year (yoy) pada kuartal III. Tetapi laba turun 37%.

Penurunan laba sebagian disebabkan oleh biaya tambahan terkait dengan tarif dan penelitian. Selain itu, karena Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang berencana menerapkan RUU Pajak.

Jika aturan itu terbit, maka Trump akan menghilangkan kredit US$ 7.500 bagi pembeli beberapa model Tesla Inc. dan kendaraan listrik lainnya pada akhir tahun ini, tujuh tahun lebih cepat dari jadwal.

“Hal ini akan mengakibatkan kerugian sekitar US$ 1,2 miliar terhadap laba Tesla untuk setahun penuh,” menurut analis JPMorgan.

Setelah meninggalkan peran penasihat resminya di Gedung Putih pada akhir Mei, Elon Musk menjalankan misi untuk memblokir RUU itu.

Orang terkaya di dunia itu melobi anggota parlemen dari Partai Republik, termasuk mengajukan  permohonan langsung kepada Ketua DPR Mike Johnson, untuk mempertahankan keringanan pajak kendaraan listrik.

Namun, laba Tesla pada kuartal III tetap gagal memenuhi ekspektasi analis. Permintaan terhadap kendaraan Tesla dan para pesaingnya diperkirakan turun sepanjang sisa tahun ini tanpa kredit pajak yang telah menjadi pendorong utama penjualan kendaraan listrik.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.