Robot Cina Lari 100 Meter 9,39 Detik, Kalahkan Rekor Atlet Usain Bolt

YouTube China org cn
World Humanoid Robot Games
Penulis: Desy Setyowati
24/8/2026, 07.29 WIB

Robot humanoid Cina memecahkan rekor yang sebelumnya dipegang manusia, termasuk mengalahkan rekor dunia lari 100 meter milik Usain Bolt, pada hari pembukaan ajang World Humanoid Robot Games yang mirip Olimpiade di Beijing pada Sabtu (22/8) waktu setempat.

Dalam lomba lari 100 meter, robot humanoid mencapai waktu 9,39 detik, mengalahkan rekor manusia 9,58 detik yang dicetak oleh atlet Jamaika, Usain Bolt, pada 2009.

Dalam lompatan tinggi berdiri, robot humanoid mampu mencapai ketinggian 2,88 meter, jauh di atas hasil terbaik 0,95 meter yang dicapai oleh robot humanoid pada edisi pertama pertandingan tahun lalu. Prestasi ini melampaui rekor lompatan tinggi manusia setinggi 2,45 meter yang dicetak oleh Javier Sotomayor dari Kuba pada 1993.

Kedua robot tersebut berasal dari X-Humanoid yang berbasis di Beijing.

Sebelum pembukaan, robot humanoid dari perusahaan ponsel pintar Cina, Honor, menyelesaikan lari cepat 100 meter dalam waktu 9,32 detik selama uji coba permainan.

“Kecepatan puncak 14,5 meter per detik,” kata Honor dikutip dari APNews, Minggu (23/8).

Menurut penyelenggara, lebih dari 2.000 robot humanoid berpartisipasi dalam acara tersebut. Ada 51 acara dan lebih dari 1.000 kompetisi yang berlangsung, termasuk lari, tenis meja, dan sepak bola, selama lima hari.

Pertandingan robot tahun ini, yang menurut penyelenggara diikuti oleh 16 negara, termasuk Jerman, Jepang, dan AS, juga mencakup acara lain seperti angkat besi dan tarik tambang.

Ajang perlombaan robot yang kini memasuki tahun kedua itu, merupakan tontonan yang menunjukkan kemajuan pesat Cina dalam bidang robotika canggih di tengah memanasnya persaingan teknologi dengan AS.

Pertandingan yang berlangsung di National Speed ​​Skating Oval yang dibangun untuk Olimpiade Musim Dingin 2022 itu, dibuka pada minggu yang sama dengan penyelenggaraan Konferensi Robot Dunia 2026 di Beijing, di mana perusahaan-perusahaan memamerkan sekitar 3.000 produk, termasuk robot humanoid.

Cina memproduksi sebagian besar robot humanoid di dunia. AS telah meningkatkan pengawasan terhadap robot dari Tiongkok.

Bulan lalu, Komisi Komunikasi Federal AS ( FCC) mengumumkan larangan impor robot humanoid baru buatan luar negeri. Alasannya, keamanan nasional.

Pentagon baru-baru ini juga menambahkan Unitree, salah satu pembuat robot humanoid terkemuka di Cina, ke dalam daftar perusahaan yang dianggap memiliki hubungan dengan militer Tiongkok. Beijing telah menanggapi tuduhan ini.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.