Profil Saleh Mustafa, Purnawirawan Letjen TNI yang Dilantik Jadi Wamentan Baru
Presiden Prabowo Subianto melantik Saleh Mustafa sebagai Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) pada Kamis (1/10). Saleh mengisi posisi tersebut untuk sisa masa jabatan pemerintahan periode 2024–2029.
Saleh Mustafa merupakan purnawirawan TNI dengan pengalaman panjang di berbagai jabatan strategis di lingkungan TNI Angkatan Darat. Ia merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) 1991 dari kecabangan Infanteri dan pernah bertugas di Korps Pasukan Khusus (Kopassus).
Berikut ini profil Saleh Mustafa.
Saleh lahir di Ternate, Maluku Utara, pada 14 Maret 1969. Karier militernya mencakup sejumlah posisi komando di tingkat satuan, wilayah hingga Mabes TNI.
Setelah lebih dari tiga dekade berkarier di militer, Saleh Mustafa kini memasuki pemerintahan sipil sebagai Wakil Menteri Pertanian.
Presiden Prabowo melantik Saleh sebagai Wamentan pada 1 Oktober 2026 di Istana Negara. Ia ditugaskan untuk mengisi posisi tersebut setelah sebelumnya jabatan ini kosong sejak Juli 2026 saat mantan Wamentan Sudaryono menjabat sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).
Karier Saleh Mustafa di TNI
Saleh pernah menjabat sebagai Komandan Grup 1 Kopassus pada 2012–2013. Setelah itu, ia dipercaya sebagai Asisten Operasi Kasdam Iskandar Muda pada 2013–2015.
Ia kemudian menjalani sejumlah penugasan di lingkungan TNI, termasuk sebagai Pamen Ahli Kopassus Bidang Diklat pada 2015–2016 dan Pasis Sesko TNI pada periode yang sama.
Pada 2016–2017, Saleh menjabat sebagai Danrem 132/Tadulako. Kariernya berlanjut sebagai Wadanpussenif Kodiklat TNI AD pada 2017–2019 dan Kasdam Jayakarta pada 2019–2021.
Saleh kemudian dipercaya sebagai Kaskogabwilhan II pada 2021. Setahun kemudian, ia ditunjuk sebagai Pangdam XVII/Cenderawasih pada 2022–2023 untuk memimpin komando kewilayahan TNI AD di Papua.
Setelah itu, Saleh menduduki sejumlah jabatan strategis di tingkat pusat. Ia menjadi Pa Sahli Tk. III Kasad Bidang Sosbud Kum HAM & Narkoba pada April 2023, kemudian Kaskostrad pada Agustus 2023.
Saleh selanjutnya dipercaya menjadi Pangkostrad. Setelah itu, ia menjabat sebagai Irjen TNI sebelum kemudian diangkat sebagai Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) pada 15 Agustus 2025.
Dalam perjalanan karier militernya, Saleh juga terlibat dalam sejumlah operasi. Ia terlibat dalam Operasi Madago Raya, yang sebelumnya dikenal sebagai Operasi Tinombala, untuk menangani kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) di Poso, Sulawesi Tengah.
Saleh juga memimpin penanganan operasi pembebasan pilot Susi Air, Philip Mehrtens, warga negara Selandia Baru yang disandera kelompok TPNPB-OPM sejak Februari 2023. Pilot tersebut akhirnya dibebaskan pada September 2024.